Djarot Sebut MenPAN-RB Provokator Pembangunan MPP DKI

Nur Azizah    •    Kamis, 12 Oct 2017 12:13 WIB
pelayanan publik
Djarot Sebut MenPAN-RB Provokator Pembangunan MPP DKI
Mal pelayanan publik diresmikan - MTVN/Nur Azizah.

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) tak lepas dari desakan Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur.

"Pembangunan MPP atas provokator Pak Asman Abnur. Terima Kasih, ini adalah perbuatan yang baik," kata Djarot di MPP, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Oktober 2017.

Djarot membeberkan, dia sempat mendapat telepon dari Asman. Politikus dari Partai Amanat Nasional itu ingin segera bertemu dengan Djarot.

"Pak Menteri telepon mau ketemu sama saya. Saya bilang saya lagi rapat. Dia tetap mau ketemu walaupun sebentar, ya sudah bertemu," beber Djarot.

Dalam pertemuan, Djarot mengaku keduanya membahas soal pelayanan publik. Kebetulan, Pemprov DKI sedang fokus membangun MPP sebagai pusat pelayanan di Ibu Kota.

"Akhirnya selesai dalam waktu kurang dari satu bulan. Kalau ditanya apa sudah sempurna? Pasti belum. Ada yang perlu diperbaiki," ungkap dia. 

Kehadiran MPP diharapkan bisa memudahkan akses masyarakat DKI Jakarta untuk mengurus perizinan. Pemprov DKI juga ingin mengubah paradigma pelayanan publik yang sebelumnya dikenal ribet dan lama menjadi mudah dan cepat.

Mal yang berada di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan ini menawarkan 340 pelayanan. Seperti layanan izin mendirikan bangunan, pendirian perusahaan, hingga pelayanan perluasan lahan. Untuk memudahkan akses pelayanan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggandeng sejumlah kementerian dan lembaga.

Beberapa kementerian dan Lembaga yang tergabung dalam MPP ialah Dirjen Pajak, Bea dan Cukai, Imigrasi, Administrasi dan Hukum Umum, Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Badan Pertanahan DKI, Polda Metro Jaya, Badan Pajak dan Retribusi DKI, Disdukcapil, Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PLN, serta Bank DKI.
 


(REN)