Perlukah STIP Dibubarkan?

Renatha Swasty    •    Rabu, 11 Jan 2017 16:36 WIB
penganiayaan di stip
Perlukah STIP Dibubarkan?
STIP di Cilincing, Jakarta Utara. Foto: MI/Immanuel

Metrotvnews.com, Jakarta: Kasus penganiayaan senior kepada junior kembali mencoreng Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran di Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Amirulloh Adityas Putra, siswa tingkat satu, meninggal setelah dipukul para senior, kemarin.

Catatan polisi, ini kasus ketiga di STIP. Meski kekerasan di STIP berulang, anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana mengatakan, sekolah itu belum perlu dibubarkan.

"Karena masih butuh untuk pendidikan kemaritiman. (Cukup) ubah saja cara penyelenggaraannya," kata Dadang saat dihubungi, Rabu (11/1/2017).

Dadang menilai, sekolah kedinasan di bawah kementerian seharusnya ditarik ke instansi yang mengerti cara mengelola pendidikan. "Saya menyarankan (pengelolaan STIP) ditarik Dikti yang punya standarisasi pendidikan," ujar Dadang.

Dengan begitu, tambah Dadang, ada satu pola pengelolaan. Pengawasannya akan lebih mudah. Dadang yakin, perubahan pengelolaan mengurangi angka kekerasan yang sering terjadi di sekolah kedinasan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecam penganiayaan di lingkungan STIP. Budi membebastugaskan Kepala STIP Capten Weku Frederik Karuntu.

Sedangkan Polda Metro Jaya melayangkan surat teguran kepada STIP. Polisi meminta STIP berbenah. Sekolah harus mengubah sistem pendidikan, tidak lagi semi-militer.


(TRK)

Elza Syarief Tuding Yulianis Diistimewakan KPK

Elza Syarief Tuding Yulianis Diistimewakan KPK

5 hours Ago

Kuasa hukum Nazaruddin, Elza Syarief menggelar konferensi pers menanggapi pernyataan Yulianis. …

BERITA LAINNYA