SMP Terbanyak Gelar UNBK

Media Indonesia    •    Jumat, 16 Jun 2017 09:15 WIB
pendidikan
SMP Terbanyak Gelar UNBK
UNBK. Foto: Antara/Feny Selly

Metrotvnews.com, Jakarta: Hasil ujian nasional (UN) jenjang SMP/MTs/sederajat telah diumumkan 2 Juni 2017. SMP tercatat yang paling banyak menggelar UN berbasis komputer (UNBK).

Total UNBK SMP sederajat diikuti 1.349.744 siswa. Rinciannya, sebanyak 8.879 SMP, 1.970 MTs, 198 SMP terbuka, serta 693 PKBM.

Meski begitu, persentase sekolah dan siswa UNBK jenjang SMP masih lebih rendah dari jenjang di atasnya, yakni 32%. Ini disebabkan jumlah siswa SMP/MTs yang dilayani dengan kertas dan pensil (UNKP) sebanyak 2.855.633 siswa.

Adapun peningkatan jumlah peserta UNBK pada jenjang SMP dari 2016 ke 2017 mencapai 860% dari 156.320 menjadi 1.349.744 siswa.

Kepala Pusat Penilaian dan Pendidikan Kemendikbud, Nizam, mengemukakan ada dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan DI Yogyakarta, yang 100% siswa SMP/MTs-nya mengikuti UNBK.

Dari segi sebaran sekolah UNBK, di ujung timur ada SMPN Urei Faisei di desa pedalaman yang masih tertinggal di Kabupaten Waropen, Papua, dan di ujung barat ada SMPN 1 Sabang, Kota Sabang, Aceh.

"Hal ini membuktikan layanan UNBK telah menjangkau pelosok negeri," kata Nizam saat konferensi pers di Kantor Kemendikbud, Jakarta, kemarin.

Dikatakannya, UN SMP terselenggara lancar meski tercatat ada gangguan teknis seperti pemadaman listrik, gangguan koneksi internet, kerusakan jaringan, dan kerusakan server/komputer.

Terkait dengan indeks integritas UN (IIUN), menurut Nizam, tahun ini terjadi peningkatan. Umumnya terjadi pada SMP/MTs yang menggunakan UNKP.

Meningkat signifikan

Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayotno menambahkan secara nasional IIUN meningkat signifikan sebesar 8,31 poin. Akibatnya, banyak nilai yang terkoreksi sehingga rata-rata UN turun 4,36 poin.

Meski demikian, sekolah-sekolah yang dulu telah mengikuti UNBK dan tahun ini tetap menggunakan UNBK tidak menunjukkan penurunan, justru rata-rata mengalami peningkatan terutama pada mata pelajaran matematika.

"Keberhasilan sekolah-sekolah tersebut meningkatkan integritas dalam ujian patut diapresiasi dan terus dipertahankan," harap Totok.


(UWA)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

2 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA