Pagi Ini, Presiden Lantik Dubes LBBP Indonesia

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 18 May 2017 04:28 WIB
pelantikan dubes lbbp ri
Pagi Ini, Presiden Lantik Dubes LBBP Indonesia
Presiden Joko Widodo (kanan) melantik Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) untuk negara sahabat di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/3) - ANT/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo akan melantik Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis 18 Mei 2017. Pelantikan dijadwalkan berlangsung sekira pukul 10.00 WIB.

Sebelum melantik, Presiden akan menyerahkan surat kepercayaan Dubes LBBP, designate resident dan designate non resident untuk Indonesia.

Pelantikan ini merupakan kelanjutan dari 23 nama yang dipilih Presiden menjadi Dubes LBBP.  Sebelumnya, Presiden sudah melantik 17 dari 23 Dubes LBBP.

Para dubes yang akan dilantik juga telah melalui tahap uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Dubes yang akan dilantik antara lain Ferry Adamhar sebagai Duta Besar RI untuk Yunani, Arto Suryodipuro sebagai Duta Besar RI untuk India, Rina Soemarno sebagai Duta Besar RI untuk Bangladesh, Wieke Adiwoso sebagai Duta Besar RI untuk Slovakia, Prof. Radar Pardede sebagai Duta Besar RI untuk Tanzania dan Rusdi Kirana sebagai Duta Besar RI untuk Malaysia.


Dubes LBBP yang telah dilantik antara lain;

Drs. Hasan Kleib, MA sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO, dan organisasi internasional lain berkedudukan di PTRI Jenewa, Swiss;

Drs. Priyo Iswanto, MA sebagai Dubes RI untuk Kolombia (merangkap Antigua dan Barbuda) berkedudukan di KBRI Bogota;

Mayjen TNI (Purn) Dr. Ir. Arief Rachman, MM, MBA, sebagai Dubes RI untuk Afganistan berkedudukan di KBRI Kabul;

Drs. Rahmat Pramono, MA, sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan (merangkap Republik Tajikistan) berkedudukan di KBRI Astana;

Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, sebagai Dubes RI untuk Tunisia berkedudukan di KBRI Tunis;

Drs. Nur Syahrir Rahardjo, sebagai Dubes RI untuk Bahrain berkedudukan di KBRI Manama;

Tantowi Yahya sebagai Dubes RI untuk Selandia Baru (Merangkap Samoa dan Kerajaan Tonga) berkedudukan di KBRI Wellington;

Drs. Darmansjah Djumala, MA, sebagai Dubes RI untuk Austria (merangkap Rep Slovenia dan wakil tetap RI untuk PBB) berkedudukan di KBRI Wina;

Drs. Sahat Sitorus, sebagai Dubes RI untuk Timor Leste berkedudukan di KBRI Dili;

Drs. Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, sebagai Dubes RI untuk Australia (merangkap Rep. Vanuatu) berkedudukan di KBRI Canberra;

Drs. Umar Hadi, MA, sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan berkedudukan di KBRI Seoul;

Drs. I Gusti Ngurah Ardiyasa, sebagai Dubes RI untuk Sri Lanka (merangkap Rep. Maladewa) berkedudukan di KBRI Kolombo;

Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, ME, sebagai Dubes RI untuk Ukraina (merangkap Rep. Armenia dan Georgia) berkedudukan di KBRI Kiev;

Ir. Arifin Tasrif, sebagai Dubes RI untuk Jepang (merangkap Federasi Mikronesia) berkedudukan di KBRI Tokyo;

Drs. Andy Rachmianto, M.Phil, sebagai Dubes RI untuk Yordania (merangkap Palestina) berkedudukan di KBRI Amman;

Dra. R.A. Esti Andayani, sebagai Dubes RI untuk Italia (merangkap Rep. Malta, Rep San Marino, Rep Cyprus) berkedudukan di KBRI Roma;

Komjen Pol (Purn) Sjahroedin Zainal Pagaralam, SH, sebagai Dubes RI untuk Kroasia berkedudukan di KBRI Zagreb.
(REN)