Pemerintah Diminta Meluruskan Pemahaman Masyarakat soal Terorisme

Deny Irwanto    •    Selasa, 15 May 2018 15:58 WIB
terorismeTeror Bom di Surabaya
Pemerintah Diminta Meluruskan Pemahaman Masyarakat soal Terorisme
Ilustrasi terorisme/Medcom.id/Mohammad Rizal

Jakarta: Mantan kombatan Jamaah Islamiyah (JJI) Ali Fauzi Manzi meminta pemerintah meluruskan pemahaman masyarakat soal terorisme. Tak sedikit masyarakat menganggap bom beruntun di Jawa Timur merupakan pengalihan isu.

"Tentu yang pertama bukan pencegahan. Pertama itu pemahaman masyarakat Indonesia bahwa ini bukan rekayasa, ini bukan pengalihan isu, ini bukan operasi intelijen, ini benar-benar dilakukan kelompok ekstrem," tegas Ali kepada Medcom.id, Selasa, 15 Mei 2018.

Baca: Mantan Kombatan Sebut Mustahil Bom Surabaya Pengalihan Isu

Ali menjelaskan pandangan masyarakat soal tindak pidana terorisme di Indonesia sangat variatif. Di sejumlah perguruan tinggi juga masih banyak yang berpandangan terorisme merupakan insiden untuk mengalihkan isu tertentu.

"Jadi yang pertama tentu pemerintah harus banyak sosialisasi kepada masyarakat terutama di civitas akademik. Ini parah," tegas dia.

Baca: Eks Kombatan JI: Bom Susulan Berpeluang Terjadi

Ali mengatakan kondisi suda parah karena mengklaim berkeliling ke berbagai kampus, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Gajah Mada, Universitas Indonesia, dan berbagai kampus ternama lainnya. Pola pikir mereka yang dianggap berpendidikan tinggi justru keliru.

"Banyak para dosen, pakar, doktor, mahasiswa yang juga pola pikirnya tentang teroris seperti itu (pengalihan isu)," jelas Ali.


(OJE)