Pendidikan Matematika Diminati di Sampoerna University

Husen Miftahudin    •    Selasa, 05 Dec 2017 20:07 WIB
pendidikan
Pendidikan Matematika Diminati di Sampoerna University
Ilustrasi Pendidikan Matematika, Medcom.id - M Rizal

Jakarta: Tak banyak kampus swasta yang membuka jurusan pendidikan. Namun tidak halnya pada Sampoerna University. Di bawah manajemen Putera Sampoerna Foundation, Sampoerna University membuka Fakultas Pendidikan pada 2009.

Ada dua program studi (prodi) di Fakultas Pendidikan Sampoerna University. Keduanya adalah Prodi Pendidikan Matematika dan Pendidikan Bahasa Inggris.

Fakultas Pendidikan memang tak setenar fakultas lainnya yang ada di Sampoerna University. Namun Fakultas Pendidikan di kampus swasta bilangan selatan Jakarta itu diklaim menelurkan calon-calon guru berkualitas.

Dekan Fakultas Pendidikan Sampoerna University Nisa Felicia mengatakan jumlah mahasiswa yang ada di fakultasnya sekitar 40 orang. Jumlah itu duduk di dua prodi, namun Pendidikan Matematika lebih banyak ketimbang Pendidikan Bahasa Inggris.

"Kalau di Fakultas Pendidikan sini jumlah mahasiswanya hampir sama. Tapi menariknya semakin ke sini semakin banyak mahasiswa yang memilih Prodi Pendidikan Matematika," ujar Nisa saat berbincang dengan Medcom.id beberapa waktu lalu.

Menurutnya, guru matematika paling banyak diminati oleh sekolah-sekolah bertaraf internasional. Sebab sekolah internasional membutuhkan pengajar matematika yang juga bisa berbahasa Inggris.

"Jadi kadang sekolah-sekolah besar/internasional itu suka dilema antara mempekerjakan guru yang sudah bisa bahasa Inggris kemudian belajar matematika atau guru matematika kemudian belajar bahasa Inggris. Maka lulusan kami daya serapnya sangat tinggi karena mereka mampu bahasa Inggris dan mengajarkan Matematika," ungkapnya.

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris pun tak kalah berkualitasnya, kata Nisa. Sebab di Fakultas Pendidikan Sampoerna University, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris tak sekadar mengajarkan konten kepada mahasiswa-mahasiswanya.

"Prodi Pendidikan Bahasa Inggris kami bukan hanya mengajarkan bahasa saja, tapi juga mengajarkan kemampuan menggunakan bahasa untuk berpikir kritis. Jadi kita merombak kurikulum," tegas dia.

Hasilnya, jebolan Fakultas Pendidikan Sampoerna University paling diminati sekolah bertaraf internasional. Bahkan sebelum lulus, mahasiswanya sudah ditawari bekerja di sekolah-sekolah tersebut.

"Lebih dari 80 persen lulusan kita dapat pekerjaan sebelum mereka lulus. Bahkan beberapa mitra kita minta supaya lulusan Fakultas Pendidikan Sampoerna University bekerja di sekolah mereka," pungkas Nisa.


(RRN)

Asep Iwan: Proses Hukum Terus Berlangsung Meski Setnov Bungkam

Asep Iwan: Proses Hukum Terus Berlangsung Meski Setnov Bungkam

4 minutes Ago

Pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan menerangkan bahwa drama apapun tak akan mengganggu proses …

BERITA LAINNYA