Kekeringan Terkonsentrasi di Jawa dan Nusa Tenggara

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 12 Sep 2017 18:57 WIB
kemarau dan kekeringan
Kekeringan Terkonsentrasi di Jawa dan Nusa Tenggara
Ilustrasi. Foto: Antara/Adeng Bustomi

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyebut kekeringan yang terjadi saat ini terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara. Di sebagian wilayah ini, hujan sudah tak turun 60 hari lebih.
 
"Di Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT," kata Kepala BMKG Andi Eka Sakya di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Selasa 12 September 2017.

Baca: Jokowi Gerakkan Jajaran Tangani Kekeringan

Menurut dia, kekeringan terparah terjadi di NTT yang sudah 3 bulan tidak diguyur hujan. Sementara itu, di sejumlah wilayah Pulau Jawa hujan tak turun dalam kurun 2 bulan.
 
Dia memprediksi hujan baru turun pada Oktober atau November. Kekeringan pun diharap akan berakhir.
 
"Terutama Jabar mungkin lebih dulu datang musim hujannya dibandingkan NTT. NTT mungkin akhir November atau awal Desember baru datang musim hujan merata," katanya.

Baca: Kemarau Meluas, 12 Kecamatan di Gunungkidul Alami Kekeringan

BMKG, kata dia, telah rutin memberikan informasi perubahan musim ini. "April sudah kami rilis itu dan kami update pada Juli dan kemudian kami rilis lagi untuk prakiraan musim hujannya," ujarnya




(FZN)

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

IDI: Pemeriksaan Kesehatan Setnov Sudah Sesuai Kaidah Kedokteran

35 minutes Ago

IDI menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan Setya Novanto untuk second opinion berdasarkan kaid…

BERITA LAINNYA