Pelaku Main Hukum Sendiri Harus Diberi Efek Jera

Nur Azizah    •    Rabu, 15 Nov 2017 06:40 WIB
kekerasanasusila
Pelaku Main Hukum Sendiri Harus Diberi Efek Jera
Ilustrasi penganiayaan/MTVN

Jakarta: Praktik main hakim sendiri terulang kembali. Kali ini sepasang kekasih asal Cikupa, Tangerang yang menjadi sasaran.

Dua sejoli berinisial R dan MA dituduh berbuat mesum oleh ketua RT setempat. Mereka kemudian mendapat perlakuan kasar dan tidak senonoh.

Komisioner Komnas HAM Mochamad Choirul Anam meminta pelaku main hakim sendiri diberi efek jera. Pelaku harus mendapat hukuman.

“Kejadian ini harus menjadi momen memberikan efek jera bagi pelaku tindak main hakim sendiri. Tidak boleh ada yang melakukan itu lagi,” kata Anam dalam program Prime Talk Metro TV, Jakarta, Selasa, 14 November 2017.

Anam menegaskan, main hakim sendiri atas alasan apapun tidak dibenarkan. Dia bahkan menyebut tindakan main hakim sendiri sama dengan tindakan brutal.

“Apalagi mereka sengaja memviralkan kondisi korban ke media sosial,” ujarnya.

Dia semakin prihatin ketika pelaku tindak main hakim sendiri adalah tokoh masyarakat di lingkungannya. “Kita semakin kehilangan sosok masyarakat yang bisa mengelola dan menangani masalah di lingkungan,” ujar dia.

Sementara itu, Kapolres Kabupaten Tangerang AKBP Sabilul Alif menyebut, tindakan main hakim sendiri oleh warga sudah melampaui batas. Menurut dia, warga telah melakukan tindak pidana kerena memukul pasangan kekasih tersebut.

"Korban mengatakan tindakan pidana itu memang ada. Kita lakukan visum dan benar berdasarkan hasil tersebut ada luka bengkak dan lebam-lebam," beber Sabilul.

Polisi pun menetapkan enam orang tersangka dalam insiden tersebut. Mereka adalah G, S, N, T, A, dan I. T yang menjabat sebagai ketua RT setempat juga kedapatan ikut menghakimi R dan MA.

"Perannya masing-masing, yang pertama adalah T ini yang pertama mendobrak pintu ini dan langsung pertama kali dia melakukan penggerebekan dan yang sempat memobilisasi massa," pungkas Sabilul.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan juncto Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak mengeyangkan. Mereka terancam hukuman di atas lima tahun penjara.


(Des)