Pelajar Diminta Paham Tingkat Bahaya Narkoba

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 11 Oct 2017 10:36 WIB
narkoba
Pelajar Diminta Paham Tingkat Bahaya Narkoba
Presiden Jokowi dalam penyuluhan bahaya narkoba, pornografi dan kekerasan kepada pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK di DKI Jakarta di Hall C1 dan D2, JIexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu 11 Oktober 2017 - MTVN/Deny Irwanto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo mengingatkan semua jenis narkoba berbahaya untuk kesehatan. Namun, ia meminta para pelajar agar paham tingkat bahaya narkoba.

"Anak-anak harus tahu semua, mana yang berbahaya dan sangat berbahaya sekali," kata Jokowi dalam penyuluhan bahaya narkoba, pornografi dan kekerasan kepada pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK di DKI Jakarta di Hall C1 dan D2, JIexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu 11 Oktober 2017.

Ia lantas meminta salah seorang pelajar maju untuk menyebutkan jenis-jenis narkoba. Tak lama berselang, Febrian, siswa SMA Angkasa 2, maju ke atas panggung.

(Baca juga: Presiden: Bilang tidak untuk Narkoba!)

Febrian menyebutkan satu per satu jenis narkoba sesuai dengan tingkatan bahayanya. Mulai dari ganja, sabu-sabu, kokain hingga heroin.

"Ini (heroin) lebih berbahaya harus dihindari," timpal Jokowi.

Ia meminta kepada para pelajar buat menjauhi narkoba, karena itu menentukan masa depan generasi muda bangsa ke depan. Ia juga meminta pada para pelajar untuk siap menghadapi persaingan dunia.

"Masa depan Indonesia ada di pundak anak-anak semua. Siapkan diri kalian untuk menangkan kompetisi global dengan bersaing dengan anak-anak dari negara lain," ujar dia.

(Baca juga: DKI Gandeng 200 Guru BK Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar)
 


(REN)