Kesepakatan Aksi Super Damai 212 Diapresiasi

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 30 Nov 2016 14:56 WIB
berita dpr
Kesepakatan Aksi Super Damai 212 Diapresiasi
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid (Foto:Dok.DPR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid mengapresiasi kesepakatan Aksi Super Damai 212 antara Polri, TNI, MUI dan GNPF-MUI.

 "Kami sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang bersepakat. Inilah yang kita harapkan selama ini sebagai pengamalan Pancasila dan ajaran Islam, yakni musyawarah untuk mufakat," ujar Sodik Mudjahid, dalam siaran persnya, Selasa (29/11/2016).

Sodik menjelaskan, umat Islam itu kata Nabi Muhammad SAW, seperti lebah yang semua tindakannya memberi manfaat kepada masyarakat dan lingkungan. Mengutip perkataan KH Zainudin MZ (alm), lebah akan menyengat dengan keras jika dilecehkan dan dilukai.

Dengan demikian, lanjut politikus F-Gerindra itu, aksi 2 Desember harus lebih  damai. Tidak ada lagi isu makar, apalagi upaya adu domba dan konflik antar ulama.

Politikus Dapil Jawa Barat I ini juga berharap, tidak ada lagi pelarangan pengangkutan demonstran kepada perusahaan angkutan. Dan semua pihak (pendemo, Polri dan TNI) harus kompak  menjaga aksi dari pihak-pihak yang mencoba memancing di air keruh.

Selain itu, Sodik meminta agar proses hukum terkait kasus dugaan penistaan agama jangan diganggu oleh pernyataan, kebijakan dan tindakan yang tidak adil dan tidak menjunjung tinggi supremasi hukum. Semua orang sama kedudukannya dimata hukum.

"Jangan coba bermain api dan  bersikap tidak adil. Polisi dan TNI harus terus menjadi sahabat masyarakat dalam menjaga NKRI dari berbagai upaya yang menggangu stabilitas dan keutuhan NKRI," kata Sodik menekankan.

Sodik juga mengajak kepada semua pihak agar bersikap dengan hikmah dan kebijaksanaan yang tinggi dalam merawat NKRI, sekaligus proses edukasi yang beradab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


(ROS)