Rekan AKBP Farid Terus Berdatangan ke RS Bhayangkara

Anwar Sadat Guna    •    Sabtu, 19 May 2018 23:00 WIB
terorismeTeror di Mapolda Riau
Rekan AKBP Farid Terus Berdatangan ke RS Bhayangkara
Yanti (bercadar), istri AKBP Farid Abdullah - Medcom.id - Anwar Sadat Guna

Pekanbaru: Kerabat dan rekan anggota Polda Riau AKBP Farid Abdullah, 53, terus berdatangan ke RS Bhayangkara, Kota Pekanbaru. Mereka datang untuk melihat langsung kondisi Farid pascapenyerangan di Mapolda Riau, 16 Mei 2018. 

Pantauan Medcom.id, suasana di depan ruang perawatan Farid ramai. Beberapa warga duduk di kursi hendak membesuk Farid yang masih terbaring di Ruang Mawar, RS Bhayangkara. 

Tak hanya kerabat dan rekan anggota Bidkum Polda Riau itu, beberapa teman pengajian Yanti, istri Farid juga tampak berdatangan ke rumah sakit tersebut. 

"Kondisi Pak Farid sudah mulai ada perkembangan. Beliau sudah bisa berbicara tetapi suaranya masih halus (pelan)," ujar seorang teman pengajian yang baru keluar dari kamar tempat Farid dirawat, Sabtu, 19 Mei 2018. 

"Pak Farid sudah bisa diajak komunikasi meski nada bicaranya masih pelan. Beliau juga masih diinfus, jadi kondisinya belum stabil benar," ujar anggota Polresta Pekanbaru yang ikut membesuk Farid. 

Yanti sendiri terlihat menyambut beberapa tamu yang datang. Ia juga menerima beberapa teman pengajiannya yang berkunjung. "Maaf ya mas, bapak belum bisa ditemui. Bapak belum pulih benar, sekarang lagi istirahat," ujarnya kepada Medcom.id.

Baca: Dua Polisi Korban Penyerangan Teroris di Riau Naik Pangkat

Yanti mengatakan kondisi kesehatan suaminya sudah mulai mengalami perkembangan. Menurutnya, Farid sudah bisa diajak berbicara meski suaranya masih pelan. "Mulai ada kemajuan. Bapak sudah bisa diajak ngobrol," ujarnya. 

Ia mengatakan, kehadiran rekan-rekan Farid di RS Bhayangkara untuk memberikan semangat dan doa agar Farid lekas sembuh. "Rekan-rekannya banyak yang datang. Mereka berdoa yang terbaik untuk Pak Farid," ujarnya lagi. 

Yanti menuturkan, tensi atau tekanan darah suaminya masih naik turun. Bahkan sempat menyentuh angka 190. Sementara Fuadi, kakak kandung Farid, menyatakan jika tensi adiknya sempat menyentuh angka 220.

Namun selama tiga hari dirawat pascakejadian di Mapolda, Rabu, 16 Mei 2018, tensinya mulai turun. "Sekarang sudah mulai agak turun," ujarnya. 

Dari balik pintu ruang perawatan yang sedikit terbuka, Farid tampak masih terbaring dengan perban di kepala bagian belakang. 

Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto mengatakan hingga kini dua anggota polisi yang menjadi korban penyerangan terduga teroris masih dirawat di RS Bhayangkara. Mereka yang dirawat antara lain AKBP Farid Abdullah dan Bripka Jhon Hendrik. 

"Keduanya masih dirawat di RS Bhayangkara. Kondisi keduanya sudah mulai membaik pascapenyerangan di Mapolda Riau," ujarnya.


(JMS)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

22 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA