Jadi Anggota DK PBB, Pemerintah Diminta Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

   •    Sabtu, 09 Jun 2018 11:15 WIB
pbb
Jadi Anggota DK PBB, Pemerintah Diminta Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Menlu Retno Marsudi mengikuti jalannya proses pemungutan suara keanggotaan tidak tetap DK PBB di New York, AS, 8 Juni 2018. (Foto: Kemenlu RI)

Jakarta: Indonesia terpilihnya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) periode 2019-2020, dalam pemilihan yang dilakukan oleh Majelis Umum PBB di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Jumat, 8 Juni 2018.

Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi berharap terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB, dapat memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menguatkan Resolusi Jenewa ke 4 yang mengembalikan komposisi demografi Palestina, atas pendudukan ilegal Israel.

"Terpilihnya RI sebagai anggota tidak tetap DK PBB sampai akhir 2020, semoga bisa memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menguatkan Resolusi Jenewa ke 4 yang mengembalikan komposisi demografi Palestina, atas pendudukan ilegal Israel," kata Bobby dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 9 Juni 2018. 

Agenda besar lainnya, kata Bobby, adalah memperkuat kondisi keamanan regional kawasan seperti Laut China Selatan, penghentian genosida di Rohingya dan ketegangan di Korut. 

"Agenda ketiga, adalah koordinasi perang melawan terorisme, baik kepada organisasi teroris internasional dan penguatan tukar informasi antar negara untuk mencegah tumbuhnya aksi-aksi teror domestik yang mempengaruhi kestabilan kawasan," katanya.

Baca, Menlu RI: Alhamdulillah, Indonesia Jadi Anggota DK PBB


Politikus Partai Golkar ini juga mengatakan, agenda lainnya adalah mempetakan meluasnya perkembangan intoleransi dalam demokrasi, mayoritas vs minoritas yang menyebabkan polarisasi situasi politik domestik yang tajam di banyak negara, dan mengancam persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa. 

"Saya yakin delegasi RI dalam DK bisa menjadi tangguh, dan sanggup meresonansikan kewibawaan RI sebagai bangsa yang besar dan aktif berperan serta dalam perdamaian dunia sesuai konstitusi kita," tandasnya.

Indonesia terpilih untuk keempat kalinya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) dalam pemungutan suara yang digelar di Majelis Umum PBB di New York.

Dalam proses pemilihan tertutup, Indonesia memperoleh 144 suara dari jumlah keseluruhan 190 anggota PBB yang hadir. Indonesia mengalahkan Maladewa yang memperoleh 46 suara, untuk mewakili kawasan Asia dan Pasifik di DK-PBB, menggantikan Kazakhstan yang masa keanggotaannya berakhir pada Desember 2018.


(ALB)