SP3 untuk 15 Perusahaan Kasus Karhutla Riau akan Dianulir?

Anggitondi Martaon    •    Selasa, 20 Sep 2016 19:20 WIB
berita dpr
SP3 untuk 15 Perusahaan Kasus Karhutla Riau akan Dianulir?
Prajurit TNI AD memadamkan api yang membakar lahan gambut di Riau (Foto:Antara/Ronny Muharrman)

Metrotvnews.com, Jakarta: Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kemungkinan akan merekomendasikan menganulir Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) 15 perusahaan yang sempat dijadikan tersangka kasus Karhutla di Riau.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny K Harman setelah memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan ‎Panitia Khusus (Pansus) DPRD Riau, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Jaringan Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) serta ICEL.‎

"Sangat mungkin kalau nanti alasan-alasan yang digunakan untuk SP3 banyak tidak masuk di akal," kata Benny,‎ di ruang rapat Komisi II Gedung Nusantara II Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Politikus Demokrat itu menyampaikan, untuk memperdalam temuan yang disampaikan oleh beberapa pihak tersebut, pihaknya akan mengundang instasi terkait dalam RDP selanjutnya. Panja akan mendalami proses yang diterapkan oleh pihak terkait. ‎

"Nanti akan kita minta mereka menjelaskan bagaimana proses mekanisme dalam menetapkan tersangka, dan bagaimana mekanisme mereka dalam menerbitkan SP3," ucap Benny.

"Di situ kan nanti ada proses apakah transparan, apakah akuntabel, apakah rasional atau tidak," kata Benny lagi.

Meski sebelumnya Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian menegaskan SP3 yang dikeluarkan oleh Polda Riau sesuai dengan mekanisme yang ada, Benny menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami SP3 tersebut. ‎

"Tapi kan kita harus buktikan. Kan, itu hanya statement umum saja," kata Benny.


(ROS)

Video /