Bakamla Tangkap Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia & Vietnam

Ilham wibowo    •    Minggu, 16 Oct 2016 21:30 WIB
kapal asing
Bakamla Tangkap Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia & Vietnam
Kapal asing yang berhasil ditangkap Bakamla. (Foto: Dokumen Humas Bakamla RI).

Metrotvnews.com, Jakarta: Empat kapal negara asing ditangkap Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI. Mereka kedapatan mengambil ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Kepala Bagian Humas Bakamla, Kapten Mardiono mengatakan, penangkapan ini dilakukan tim ketika berpatroli di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Natuna, pada Jumat 14 Oktober. Saat dilakukan penangkapan petugas Bakamla, para awak kapal penangkap ikan ilegal itu dapat dilumpuhkan tanpa perlawanan berarti.

"Tiga kapal berbendera Malaysia dan satu kapal berbendera Vietnam diduga tengah melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa ijin," kata Mardiono dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Minggu (16/10/2016).

Menurut Mardiono, penangkapan dilakukan kru Kapal Hiu Macan-01. Kapal tersebut dinahkodai Kapten Samson dari Direktur Jenderal (Ditjen) Pengawasan Sumberdaya Kelautan Dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kapal Hiu Macan-01 ini pun tergabung dalam Operasi Nusantara VIII (Opsnus VIII) Bakamla RI.

"Keempat kapal asing mencuri ikan di perairan yang menyimpan banyak kekayaan laut tersebut," ujarnya.
 
Saat patroli, petugas mencurigai  bendera yang terpasang pada kapal. Setelah didekati dan dicermati, ternyata keempat kapal tersebut berbendera asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia tanpa ijin resmi.

"Bahkan keempat kapal itu juga kedapatan tengah melakukan penangkapan ikan tanpa ijin," ujar Mardiono.

Adapun nama-nama kapal pencuri ikan itu adalah sebagai berikut: JHF 7009TU1 (Bendera Malaysia), JHF 7009TU2 (Bendera Malaysia), JHFA 398 TU02 (Bendera Malaysia), dan BTH 96467 TS (Bendera Vietnam).

"Selanjutnya Keempat kapal dikawal menuju Tarempa dan diserahkan ke PSDKP Tarempa guna proses lebih lanjut," pungkas Mardiono.


(HUS)