Kopi Solidaritas Tuai Apresiasi Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja

Rosa Anggreati    •    Jumat, 12 Oct 2018 21:30 WIB
briIMF-World Bank
Kopi Solidaritas Tuai Apresiasi Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja
Presiden Joko Widodo meminum kopi yang disediakan booth BRIKOPI pada Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 di Nusa Dua, Bali (Foto:Dok.Bank BRI)

Nusa Dua: Di sela kesibukan menghadiri Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018 hari kelima, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama beberapa Menteri Kabinet Kerja menyempatkan meminum kopi yang disediakan booth BRIKOPI di BNDCC, Nusa Dua, Bali.

Presiden Jokowi tampak menikmati sajian kopi bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mendag Enggartiasto Lukita, dan Menperin Airlangga Hartarto.

 
Presiden Joko Widodo bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja menikmati kopi dari booth BRIKOPI (Foto:Dok.Bank BRI)

Presiden Jokowi juga meluangkan waktu berkunjung ke booth BRIKOPI ditemani Direktur Utama Bank BRI Suprajarto. Dia memuji rasa kopi racikan barista Muhammad Aga dan Rendy Anugrah Mahesa. "Kopinya enak,” ujar Presiden.


(Foto:Dok.Bank BRI)

Kopi tersebut merupakan kopi solidaritas, yang diinisasi oleh Bank Indonesia bersama Bank BRI. Kopi diberikan gratis sebanyak 12 ribu cup selama ajang IMF-WB 2018 berlangsung. Setiap satu cup kopi yang dikonsumsi, akan dikonversi Bank BRI senilai Rp100 ribu untuk diberikan kepada korban gempa di Lombok dan Sulteng.


(Foto:Dok.Bank BRI)

Hingga hari kelima, tercatat tak kurang dari 8.700 cup sudah dikonsumsi para delegasi. "Antusiasme para delegasi sangat tinggi, karena mereka bisa mendapatkan kopi gratis sekaligus menyumbang. Hal ini menunjukkan betapa besar perhatian dunia internasional terhadap saudara kita yang tertimpa musibah di Lombok dan Sulteng,” ujar Direktur Utama Bank BRI Suprajarto.


(ROS)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA