Bela Sungkawa Ketua MPR untuk Korban Bencana Alam di Garut dan Sumedang

Pelangi Karismakristi    •    Kamis, 22 Sep 2016 07:37 WIB
mpr ads
Bela Sungkawa Ketua MPR untuk Korban Bencana Alam di Garut dan Sumedang
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto:Dok.MPR)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bencana alam banjir bandang melanda Garut pada Selasa (20/9/2016) malam. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban banjir bandang di Garut dan tanah longsor di Sumedang yang menelan korban jiwa dan luka berat.

“Berduka untuk saudaraku para korban.  Saya mendoakan semoga keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan.  Saya sangat merasakan penderitaan mereka dalam musibah tersebut.  Saya berharap agar seluruh korban segera mendapat penanganan dan segera mendapatkan bantuan kemanusiaan," ucap Zulkifli, di Jakarta, Rabu ( 21/09/2016 ).

Dirinya pun memberikan apresiasi pada pemerintah yang telah memberikan aksi cepat tanggap terhadap bencana maupun pasca, dan juga Kementerian Kesehatan melalui rumah sakit, puskesmas serta layanan kesehatan di lokasi yang bekerjasama dengan pemerintah daerah.

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan para korban serta mendukung kerja pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan pasca bencana wilayah terdampak," tambah dia.

Ketua MPR tak lupa mengajak semua pihak untuk juga memberikan bantuan pada korban. " Saya mengajak semua untuk terlibat membantu pemulihan korban dari aspek fisij sampai psikologis," tutur dia.

Banjir bandang menerjang Garut pada Selasa malam, 20 September. Banjir melanda tujuh kecamatan di Garut yaitu Bayongbong, Garut Kota, Banyu Resmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karang Pawitan, dan Samarang.

Hingga kini, jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Garut bertambah menjadi 23 orang dan 18 orang masih dinyatakan hilang. Bupati Garut pun mengingatkan warga untuk tetap berada di lokasi pengungsian.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai banjir bandang yang terjadi di Kabupeten Garut, Jawa Barat, akibat daerah aliran sungai (DAS) di Sungai Cimanuk sudah semakin kritis. Hal ini mengakibatkan ketika terjadi hujan intensitas tinggi, bencana banjir dan longsor tak terhindarkan.

Sementara, tanah longsor terjadi di ruas Jalan Bandung-Sumedang dan Jalan Citengah Sumedang, Jawa Barat, menyebabkan tiga orang tewas.


(ROS)

Usai Tes Psikologi, Cagub dan Cawagub DKI Ikuti Tes di BNN
Pilkada Serentak 2017

Usai Tes Psikologi, Cagub dan Cawagub DKI Ikuti Tes di BNN

25 minutes Ago

Pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta yang berkompetisi pada Pilgub DKI Jakarta 2017 hari ini akan…

BERITA LAINNYA
Video /