Presidium Alumni 212 Mengadu ke Komnas HAM

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 14 Jul 2017 16:23 WIB
perppu pembubaran ormas
Presidium Alumni 212 Mengadu ke Komnas HAM
Ketua Presidium 212 Ansufri Idrus Sambo. Foto: MTVN/M. Shalahadhin Azhar.

Metrotvnews.com, Jakarta: Belasan orang yang mengatasnamakan diri sebagai Presidium Alumni 212 mengadu kepada  Komnas HAM. Mereka akan membuat sejumlah aduan kepada Komnas HAM terkait dugaan kriminalisasi terhadap aktivis, ulama, dan organisasi kemasyarakatan. 

"Kami Presidium Alumni 212 itu melawan ketidakadilan dan kezaliman yang dilakukan rezim penguasa terhadap rakyatnya," kata Ketua Presidium 212 Ansufri Idrus Sambo dalam long march dari Masjid Sunda Kelapa menuju Kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Juli 2017.

Sambo menyebutkan, salah satu yang juga akan dibela yakni Ketua Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT). "HT adalah korban kriminalisasi juga, korban ketidakadilan dan kezaliman penguasa," kata Sambo

Menurut dia, langkah Presidium ini semata menuntut keadilan di Tanah Air, karena tak boleh seorangpun diperlakukan tidak adil. Semua, kata dia, harus dikembalikan pada penegakan hukum yang berasaskan keadilan. 

Ia meyakinkan tak ada motif selain menuntut keadilan dan membela yang dizalimi dari aksi ini. "Kami tidak bela peroranganya HT, tetapi kita bela adalah orang yang dizalimi siapapun dia," pungkas dia.

Baca: Ormas di Sidoarjo tak Masalahkan Terbitnya Perppu Ormas

Presidium juga akan mengadukan penolakan atas Perppu Ormas ke Komnas HAM. Aturan itu dianggap bertentangan dengan asas hak asasi manusia dan UUD 1945. 

Baca: Wiranto tak Ingin Perppu Ormas Dipolitisasi

Mereka juga menyoalkan tentang upaya pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan ormas lainnya. Presidium meminta Komnas HAM membentuk tim investigasi khusus terkait hal ini supaya bisa menghentikan langkah pemerintah mencampuri ormas di Tanah Air.


(OGI)