Ada Polisi Ceramah Usai Salat Jumat di Tangerang

Nur Azizah    •    Jumat, 04 Aug 2017 11:57 WIB
radikalisme
Ada Polisi Ceramah Usai Salat Jumat di Tangerang
Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif bersama Analis Kebijakan Humas Polri Kombes Sulistyo Pudjo Hartono. Foto: Metrotvnews.com/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Tangerang: Sejumlah cara dilakukan Polresta Tangerang untuk mencegah lahirnya sel radikalisme. Salah satunya dengan membentuk Pos Khidmat alias Polisi Ceramah Kamtibmas setelah salat Jumat.

Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif mengatakan, program tersebut selalu diisi dengan ceramah-ceramah yang menyejukkan. Ia menyampaikan, melawan akidah yang salah harus dengan memberi akidah yang benar.

"Jadi, program ini kita giatkan untuk memberi masukan soal paham-paham mana yang benar dan yang tidak," kata Sabilul di Aula Puspemkab Tangerang, Jumat, 4 Agustus 2017.

Selain itu, Polresta Tangerang juga membentuk program Pos Ngariung. Program ini diadakan setiap malam dan melibatkan para tokoh agama dan masyarakat. "Pos ngariung ini maksudnya, polisi ngobrol bareng menjaga kampung. Kami akan melibatkan kiai dan ibu-ibu," kata dia.

Mantan Kapolres Jember ini pun membentuk kegiatan khusus Perempuan dan anak yang dinamakan Pos Purna (Polisi Peduli Perempuan dan Anak). Sabilul menuturkan ibu menjadi benteng awal untuk menjauhkan anak dari hal-hal negatif, termasuk radikalisme.

"Program ini dibentuk karena anak-anak mudah terkena (radikalisme). Nanti ibu yang mengetahui bisa melaporkan kepada guru. Guru akan berkoordinasi dengan kami," kata dia.

Program ini sudah berjalan satu bulan dan baru diresmikan hari ini. Ia berharap dengan program-program tersebut Kabupaten Tangerang menjadi wilayah aman, nyaman, dan ramah.


(UWA)

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

46 minutes Ago

Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Kusno ditunjuk sebagai Hakim Tunggal praperadilan Setya Novanto …

BERITA LAINNYA