Menhub Jajal Aplikasi Moovit Naik KRL dan TransJakarta

Juven Martua Sitompul    •    Senin, 26 Jun 2017 17:58 WIB
transjakarta
Menhub Jajal Aplikasi Moovit Naik KRL dan TransJakarta
Menhub menjajal aplikasi Moovit - MTVN/Juven Martua Sitompul

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengapresiasi kerja sama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dengan Moovit. Moovit adalah sebuah aplikasi pemandu transportasi publik terpadu.

Menurut Budi, aplikasi ini cukup membantu masyarakat. Sebab, masyarakat dapat mengakses informasi terkait jarak dan waktu tempuh moda transportasi melalui aplikasi tersebut.

"Dia cuma menggunakan aplikasi itu dia sudah bisa memastikan mengunakan apa berapa menit dari titik mana ke mana," kata Budi saat meninjau kesiapan aplikasi Moovit di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Senin 26 Juni 2017.

Tak hanya fungsi, apresiasi diberikan lantaran tidak ada sepeser pun uang pemerintah membuat aplikasi tersebut. Diharapkan, aplikasi Moovit ini diberlakukan di beberapa daerah lainnya.

"Moovit telah digunakan di 75 negara dan 1300 kota, audiencenya banyak, jadi saya minta TransJakarta, Kereta Api Indonesia untuk mensupport, juga kepada Menkomifo kita minta tambah bandwidth di titik yang telah kita minta," tambah dia.

Budi yakin aplikasi menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi banyak pihak. Khususnya, menambah efisiensi angkutan umum bagi masyarakat.

"Saya enggak mau cuma teori nanti, saya akan coba gunakan Moovit, saya mau ke kantor saya di Medan Merdeka Barat, menggunakan 3 angkutan 1 aplikasi, kita sama-sama buktikan apakah Moovit bermanfaat atau tidak," tandas Budi.

Plt Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono menjelaskan, aplikasi Moovit merupakan aplikasi gadget berbasis sistem yang dapat diakses oleh Android, iOS dan Windows Phone. Aplikasi ini, berfungsi memandu perjalanan penumpang untuk menemukan rute dan jadwal dari Kereta Api hingga TransJakarta.

"BPTJ saat ini sedang bekerja keras. Kami berusaha mensinergikan transportasi yang satu dengan yang lainnya. Salah satunya dengan hadirnya aplikasi Moovit bisa memadukan transportasi yang satu dengan lainnya," kata Bambang.

Setelah mendapat beberapa penjelasan mengenai fungsi dan kelebihan dari aplikasi itu, Budi lantas mencoba Moovit dengan melakukan perjalanan dari stasiun Palmerah ke stasiun Kebayoran menggunakan kereta api.

Dari stasiun Kebayoran, dia kembali melanjutkan perjalanan ke Halte Busway Blok M menggunakan Metromini. Dari sana, Budi melanjutkan perjalannya ke Halte Busway Monumen Nasional (Monas) menggunakan Busway.

Sepanjang perjalanan, dia menyapa sejumlah penumpang yang ada di kereta api ataupun bus TransJakarta. Sejumlah penumpang menyampaikan keluhan dan masukan perihal kekurangan fasilitas TransJakarta kepada Budi.


(REN)