Truk Sampah DKI Ditimpuk Batu

Gana Buana    •    Minggu, 11 Jun 2017 19:34 WIB
polemik sampah jakarta
Truk Sampah DKI Ditimpuk Batu
Ilustrasi: truk sampah Pemprov DKI di TPST Bantar Gebang. Foto: MTVN/Damar Iradat.

Metrotvnews.com, Jakarta: Truk sampah DKI Jakarta ditimpuk batu oleh orang tak dikenal pada saat menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Peristiwa ini terjadi kemarin, Sabtu 10 Juni 2017 sekira pukul 08.00 WB.

Kasatpel Lingkungan Hidup (LH) pada Dinas LH Provinsi DKI Jakarta, Mumuh mengatakan, truk sampah yang ditimpuk tersebut dikemudikan oleh Agus, 29. Menurut dia, kejadian ini terhitung sudah enam kali dialami para sopir truk sampah DKI sepanjang tahun 2017.

"Ini sudah sering terjadi, bila ditotal ada enam kali kejadian, terakhir kemarin pagi," ungkap Mumuh, Minggu 11 Juni 2017.

Mumuh menjelaskan, kejadian bermula ketika sopir truk sampah berpelat nomor polisi B 9344 TOR melintas dari arah simpang Jalan Cipendawa, menuju Jalan Raya Siliwangi, Bantargebang, Kota Bekasi. Sopir yang kala itu membawa muatan sampah untuk dibuang ke TPST Bantargebang berpapasan dengan dua pengendara sepeda motor dari arah berlawanan.

Seketika, dua pengendara motor tersebut melempari truk sampah yang dikemudikan Agus dengan batu ke arah kaca depan truk. Imbasnya, kaca depan truk sampah tersebut pecah. Lemparan batu itu juga membuat pelipis kiri Agus luka sobek.

"Sopir pun terluka, sebab kaca depan truk pecah," kata dia.

Baca: DKI akan Pinjamkan 20 Unit Truk Sampah ke Daerah Penyangga

Sementara itu, Kepal Dinas LH DKI Jakarta, Isnawa Aji membenarkan kejadian pelemparan batu pada truk sampah DKI sudah terjadi berulang kali. Kejadian paling banyak berlangsung mejelang subuh. "Mana truknya belum diasuransikan, kemarin belum di-ACC," jelas dia.

Menurut dia, pengamanan truk sampah DKI ketika melintas di wilayah Kota Bekasi sudah jadi tanggung jawab pemerintah setempat. Apalagi, bantuan truk sampah hingga bantuan keuangan pun sudah diberikan DKI Jakarta untuk Pemkot Bekasi. 

"Jangan giliran minta bantuan dikejar, tapi sopir kita tidak dijaga," ujar dia.

Asisten Daerah (Asda) III Kota Bekasi Dadang Hidayat menyampaikan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengusut kasus tersebut. Ia belum bisa memastikan warga mana yang melakukan aksi pelemparan batu pada truk sampah milik DKI.

"Belum kita ketahui ini ulah warga mana, belum tentu warga Kota Bekasi bisa saja warga lain, atau oknum dari golongan tertentu," kata dia.

Baca: Kerja Berat, Truk Sampah Harusnya Wajib Uji Emisi Berkala

Dalam kesemptan berbeda, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku geram atas tindakan pelemparan batu pada truk sampah DKI. Ia meminta pihak kepolisian untuk mengusut kejadian ini.

"Sedang kita koordinasikan dengan Muspika, sebab ini adalah tugas Pemkot dan Polisi untuk menjaga jalur pembuangan sampah," kata dia.

Orang nomor satu di Kota Bekasi ini pun mengimbau warganya untuk tidak melakukan hal-hal yang berdampak hukum dan keamanan. Tentunya hal tersebut akan merisaukan warga. 

"Jika ada sesuatu yang ingin disampaikan Pemkot kapan saja bersedia memfasilitasi," tukas dia. 




(AZF)