Swafoto dengan Jokowi Dijaga dari Politik Praktis

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 09 Oct 2018 22:21 WIB
presiden jokowi
Swafoto dengan Jokowi Dijaga dari Politik Praktis
Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) bersenjata lengkap berjaga di ruang acara. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terus memasang mata di tiap kegiatan yang melibatkan Presiden Joko Widodo. Agenda resmi yang dihadiri Jokowi sebagai Kepala Negara benar-benar dijaga dari politik praktis.

Swafoto dengan Presiden Jokowi pun tak luput dari pantauan Paspampres. Hal ini terlihat dalam kehadiran Jokowi pada Dies Natalis ke 66 Universitas Sumatera Utara (USU), Senin, 8 Oktober 2018. Saat itu, para mahasiswa berebut berswafoto bersama Kepala Negara.

Sebuah video yang viral di dunia maya memperlihatkan anggota Paspampres mencegah mahasiswa yang berswafoto dengan mengacungkan dua jari. Saat itu, beberapa mahasiswa juga meneriakkan dukungan kepada Jokowi yang maju di Pilpres 2019.

"Berbagai teriakan itu, antara lain 'lanjutkan' sambil acungkan satu jari. Ada juga yang bilang, 'Pak Jokowi dua periode Pak!' sembari mengacungkan dua jarinya," kata Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono dalam keterangan persnya, Selasa, 9 Oktober 2018.

Suhartono menjelaskan aksi warga dan mahasiswa tersebut membuat anggota Paspampres spontan mengambil aksi. Paspampres mengimbau salah satu warga yang berada di dekatnya menahan diri. 

"Kalau mau foto tidak usah berteriak-teriak dua periode dan juga tidak usah acungkan jari-jarinya," ucap Suhartono meniru kata-kata anak buahnya.

Menurut dia, anggotanya berpikir kampus bukan tempat berpolitik praktis. Apalagi, kata dia, kehadiran Presiden untuk menghadiri undangan resmi. "Sehingga tidak elok jika ada kegiatan yang bernuansa politik," jelas Suhartono.


(HUS)