Pameran Komik Indonesia Meriahkan Ajang Europolia Arts Festival

   •    Rabu, 22 Nov 2017 15:43 WIB
pameran komik
Pameran Komik Indonesia Meriahkan Ajang Europolia Arts Festival
Komik Indonesia ikut memeriahkan ajang Europalia Arts Festival di Bibliotheca Wittockiana, Brussel. Foto: Metro TV/Zackia Arfan

Belgia: Ratusan komik anak bangsa dipamerkan dalam acara Indonesian Comics 1929-2017 dalam gelaran Europalia Art Festival 2017 di Brussel, Belgia. Dalam pameran ini, pengunjung diajak mengenal sejarah perkembangan komik di Indonesia mulai dari awal hingga era digital.

Salah satu komik yang menarik perhatian adalah PUT ON karya Kho Wang Gie, yang merupakan komik buatan Indonesia pertama dalam bentuk strip komik. Komik ini dibuat pada Januari 1931 dan diterbitkan di Majalah Sin Po.


Komik Indonesia ikut memeriahkan ajang Europalia Arts Festival di Bibliotheca Wittockiana, Brussel. Foto: Metro TV/Zackia Arfan

Selain itu banyak komik legenda yang juga dipamerkan seperti Gundala Putera Petir, Si Buta Dari Gua Hantu, Mahabharata, Sri Asih hingga komik digital si Juki yang populer di media sosial.

Komik Indonesia ikut memeriahkan ajang Europalia Arts Festival di Bibliotheca Wittockiana, Brussel. Foto: Metro TV/Zackia Arfan

Equatorial Imagination dipilih menjadi tema pameran, untuk menunjukan Indonesia yang berada di garis khatulistiwa, kaya akan keragaman. Tidak hanya terdiri dari puluhan ribu pulau, namun juga kaya akan budaya, agama, suku dan tradisi. Kekayaan akan keberagaman ini yang ingin diperlihatkan melalui guratan tangan anak bangsa melalui komik Indonesia.

Maka sekitar 120 karya komik dipilih dan dikurasi dengan seksama oleh Hikmat Darmawan, untuk menampilkan atmosfer keberagaman Indonesia.

Pameran ini dibuka pada selasa 21 November 2017 oleh Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Yuri Thamrin. Menurut Yuri, memperkenalkan budaya Indonesia melalui komik bisa menjadi salah satu cara yang efektif mengingat Belgia adalah Ibu Kota negara komik, yang sudah menghasilkan beberapa komik mendunia seperti Smurf, Asterix & Obelix dan TinTin.

Pameran ini digelar di Bibliotheca Wittockiana, Brussel, hingga 21 Januari 2018. Dan merupakan rangkaian dari gelaran Europalia Art Festival 2017, sebuah acara kebudayaan terbesar di eropa. Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang menjadi tamu kehormatan di ajang festival 2 tahunan ini. (Zackia Arfan/Metro TV)


(MBM)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA