Plt Ketua DJSN: Syafri Adnan Resmi Dipecat

Damar Iradat    •    Sabtu, 19 Jan 2019 22:14 WIB
Berita Kemensos
Plt Ketua DJSN: Syafri Adnan Resmi Dipecat
Plt Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Andi ZA Dulung (tengah) menggelar konferensi pers terkait pemecatan Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin (Foto:Medcom.id/Damar Iradat)

Jakarta: Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Syafri Adnan Baharuddin resmi dipecat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Syafri sebelumnya tersangkut dugaan pelecehan seksual terhadap bawahannya berinisial RA.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Andi ZA Dulung mengatakan, pemecatan Syafri melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2019 tanggal 17 Januari 2019. Keputusan pemecatan tersebut mengacu pada surat Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Nomor 01/DP/012019 tanggal 2 Januari 2019.

"Jadi, saudara Syafri, anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan sudah resmi dipecat," ucap Andi, ditemui Hotel Rivoli, Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2019.

Andi mengatakan, Syafri sebelumnya juga telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Jokowi. Sesuai dengan aturan, adanya surat pengunduran diri tersebut, maka harus segera diproses.

Dengan adanya Surat Keputusan (SK) Presiden, maka tim panel dihentikan. Selanjutnya, DJSN akan mencari pengganti Syafri. "DJSN mengusulkan agar Presiden membentuk panitia seleksi untuk pengisian jabatan anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan yang kosong," ujarnya.



Sebelumnya diberitakan, RA, mantan staf di Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan mengaku mendapat pelecehan seksual oleh salah satu dewan pengawas selama dua tahun terakhir. Belakangan, diketahui tuduhan itu tertuju kepada Syafri.

Syafri buru-buru mengklarifikasi. Dia mengaku tak pernah melakukan pelecehan. Syafri juga mengundurkan diri sebagai dewan pengawas usai kasus itu muncul.


(ROS)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA