Kemensos Tampung 12 WNI Terduga ISIS

Antara    •    Jumat, 24 Mar 2017 02:37 WIB
wni gabung isis
Kemensos Tampung 12 WNI Terduga ISIS
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Foto: MTVN/ Farhan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Sosial kembali menerima 12 warga negara Indonesia (WNI) terduga ISIS yang dideportasi Pemerintah Turki. Mereka ditampung dan dibina sementara untuk menjalani program deradikalisasi.

Seluruh deportan terdiri dari empat wanita dewasa, tiga anak perempuan dan lima anak laki-laki ditempatkan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus, Jakarta Timur.

"Seluruh deportan tiba Rabu 22 Maret malam diantar oleh Densus 88," ungkap Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa setiba di Jakarta setelah kunjungan kerja ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis 23 Maret 2017.

Khofifah menerangkan, Kementerian Sosial akan melakukan proses trauma healing dan trauma konseling, terutama kepada anak-anak sebelum nantinya mereka kembali ke daerah masing-masing.

"Saat ini tim layanan dukungan psikososial tengah melakukan assesment kepada mereka," imbuhnya.

Sebelumnya, Februari lalu Kementerian Sosial juga menerima sebanyak 75 WNI yang juga dideportasi Penerintah Turki karena diduga akan bergabung dengan ISIS. 75 WNI yang juga ditampung di RPSA Bambu Apus tersebut terdiri dari 41 orang dewasa yang mana 24 diantaranya perempuan dan 34 orang anak-anak.

"Jadi total yg dilayani menjadi 129 orang, rinciannya 117 lama denga sisa 4 org menunggu pemulangan dan ditambah 12 org yang baru masuk ini," ujarnya.

 


(Des)