Jembatan Penghubung Pulau di Bali Roboh Saat Upacara Keagamaan

Ilham wibowo    •    Minggu, 16 Oct 2016 22:31 WIB
jembatan rubuh
Jembatan Penghubung Pulau di Bali Roboh Saat Upacara Keagamaan
Jembatan Kuning roboh saat upacara menggelar upacara keagamaan. (Foto: Dokumen Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho).

Metrotvnews.com, Jakarta: Jembatan gantung penghubung antara Pulau Nusa Lembongan dengan Pulau Nusa Ceningan, Kabupaten Kelungkung, Bali diduga tak mampu menahan beban. Jembatan Kuning ini roboh pada saat kegiatan acara keagamaan.

"Saat roboh di atas jembatan terdapat banyak warga karena sedang melakukan upacara keagamaan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis kepada Metrotvnews.com, Jakarta, Minggu (16/10/2016) malam.

Menurut Sutopo, pada saat kejadian masyarakat Bali tengah mengarah ke Pura Bakung Ceningan guna melaksanakan Hari Nyepi Segara. Masyarakat tidak melakukan aktivitas di laut dalam prosesi ini. Ruas jalan di sekitar jembatan pun akhirnya dipadati.

"Banyak masyarakat yang melewati jembatan," ujarnya.

Masyarakat yang melintasi jembatan juga banyak yang membawa kendaraan sepeda motor. Menurut Sutopo, jembatan sempat bergoyang dan akhirnya ambruk menimpa laut yang sedang surut.

Beberapa warga yang ada di lokasi langsung berusaha menyelamatkan korban. Selain itu, kata Sutopo, beberapa korban bisa menyelamatkan diri dengan berenang menuju selat.

"Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah warga yang jatuh saat jembatan ambruk," ucapnya.

Hingga saat ini, jumlah korban tewas akibat robohnya Jembatan Kuning tersebut sebanyak delapan orang. Sementara 30 orang lainnya mengalami luka-luka, di mana 22 orang luka ringan dan 2 orang luka berat.

"Semua (yang luka) dirawat di puskesmas," tutup Sutopo.

 


(HUS)