Puslabfor Cek Kualitas Material Mezanin BEI

Faisal Abdalla    •    Jumat, 19 Jan 2018 18:34 WIB
balkon bei ambruk
Puslabfor Cek Kualitas Material Mezanin BEI
Pekerja memperhatikan kerusakan yang terjadi akibat ambruknya jembatan penghubung di dalam gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto: Antara/Elo.

Jakarta: Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri masih menyelidiki penyebab runtuhnya mezanin Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Material logam dari tempat kejadian perkara (TKP) masih diteliti.

"Belum selesai, itu kan harus melalui laboratorium," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat, 19 Januari 2018. 

Setyo mengatakan Tim Puslabfor nantinya akan melihat apakah ada kemungkinan logam tersebut sudah mengalami korosi atau tidak. Proses tersebut membutuhkan waktu. "Itu harus ditentukan di laboratorium," kata Setyo. 

Dia juga masih enggan memastikan apakah polisi akan menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian pengelola gedung dalam peristiwa ini. Hal tersebut baru bisa diputuskan setelah hasil pemeriksaan Puslabfor keluar. 

"Itu tahap berikutnya, nanti kita lihat," ujar Setyo singkat. 

Baca: Polisi Telusuri Unsur Pidana di Musibah BEI

Sementara itu, Director of Cushman & Wakefield Indonesia selaku pengelola Gedung BEI Farida Riyadi mengatakan, pihaknya telah menggandeng beberapa konsultan bangunan untuk menilai keamanan Gedung BEI. Hasil sementara menyebut mezanin itu ambruk diduga karena kelebihan beban. 

"Kegagalan terjadi karena kapasitas sambungan penggantung lantai mezanin menampung beban berlebih," beber Farida beberapa waktu lalu. 

Mezanin Tower II Gedung BEI ambruk sekitar pukul 12.10 WIB, Senin 15 Januari lalu. Puluhan korban tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang, Sumatera Selatan. Mereka tengah berkunjung ke BEI.




(OGI)

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

1 day Ago

Saat ini proses persidangan masih fokus pada penyelesaian perkara korupsi KTP elektronik yang d…

BERITA LAINNYA