BMKG: Dampak Gerhana Bulan Masih Akan Terjadi

   •    Kamis, 01 Feb 2018 14:57 WIB
fenomena alamgerhana bulan
BMKG: Dampak Gerhana Bulan Masih Akan Terjadi
Foto klase saat fase terjadinya fenomena gerhana bulan di Mamuju, Sulawesi Barat. (Foto: ANTARA/Akbar Tado)

Jakarta: Fenomena gerhana bulan memicu terjadinya pasang air laut di sejumlah wilayah. Meski sudah terjadi, dampak dari gerhana bulan masih akan berlangsung paling tidak hingga tiga hari ke depan.

Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Jatmiko mengatakan, terkait pasang air laut, BMKG memprediksi terjadi sejak 3 hari sebelum sampai 3 hari setelah gerhana bulan.

"Terjadi di beberapa wilayah seperti di pesisir timur dan barat Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, pantai utara Jawa, pantai selatan Jawa terutama di Cilacap, dan Sulawesi salah satunya di Belitung dan Gorontalo," ungkapnya, dalam Headline News, Kamis 1 Februari 2018.

Hary menyebut daerah-daerah tersebut merupakan wilayah langganan pasang air laut maksimum yang berdampak pada banjir rob.

Meski langganan banjir rob, Hary mengatakan tingkat pasang surut air laut berbeda di tiap wilayah. Termasuk soal ketinggian dan waktu yang terjadi.

"Sejauh ini tidak ada dampak lain (selain pasang surut air laut). Ini hal biasa yang terjadi saat bulan punama yang membedakannya hanya karena ada fenomena super langka maka dampaknya cukup signifikan," jelasnya.




(MEL)