711 Mahasiswa Tadulako Sit In di Unhas

Lina Herlina    •    Kamis, 11 Oct 2018 16:03 WIB
Gempa Donggala
711 Mahasiswa Tadulako <i>Sit In</i> di Unhas
Suasana pendaftaran Sit in mahasiswa Universitas Tadulako di Universitas Hasanuddin, MI/Lina Herlina.

Makassar:   Sebanyak 711 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) yang kampusnya mengalami kerusakan pascagempa Palu, Sulawesi Tengah mulai mendaftarkan diri sit in di Universitas Hasanuddin (Unhas).  Sedangkan dari kalangan pelajar, yang mendaftar belajar sementara di Sulawesi Selatan mencapai 600 siswa.

Kepala Bidang Informasi Universitas Hasanuddin Makassar, Ishaq Rahman mengungkapkan, hingga saat ini ada 711 mahasiswa Untad, Palu, yang mendaftar untuk sit in di Unhas.  Dari 711 mahasiswa itu, terdistribusi ke 12 fakultas, dari 15 fakultas yang ada di Unhas. 

"Jadi mereka hanya numpang kuliah di sini, penilaian tetap pada universitas asal," ujar Ishaq, di Makassar, Kamis, 11 Oktober 2018.

Jumlah mahasiswa terbanyak terdata di Fakultas Teknik, yaitu sebanyak 140 orang.  Disusul Fakultas Hukum sebanyak 113 orang.  Kemudian di jurusan Farmasi sebanyak 86 orang, Kedokteran 76 orang, dan Fakultas Ekonomi sebanyak 74 orang. 

Baca:  422 Sekolah Rusak di Sulawesi Tengah

Sementara berdasarkan data yang masuk di dinas pendidikan Sulawesi Selatan, ada sekitar 600 pelajar yang belajar sementara di provinsi tersebut. "Jadi bukan cuma di Makassar, tapi di kabupaten/kota lain juga ada," kata Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo.

Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah memaksa sejumlah mahasiswa dan pelajar di lokasi bencana pindah belajar sementara di Makassar, dan daerah lain di Sulawesi Selatan.  Irman mengungkapkan, jika korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Sigi, Donggala, dan Palu yang saat ini bersekolah di Sulsel masih bersifat siswa titipan.

"Jadi siswa pengungsi atau orang yang dari Palu sekolah di Makassar, itu masih bersifat siswa titipan. Supaya dia tidak putus belajarnya," ungkap Irman.

Ia juga menambahkan, siswa titipan bisa saja menjadi siswa tetap, jika pelajar tersebut memilih untuk sekolah di Sulawesi Selatan.  "Nanti ada waktunya, kita akan memberikan pilihan, apakah tetap menjadi titipan ataukah menjadi siswa tetap," imbuh Irman.

Pada saat siswa memilih untuk menetap, maka dinas provinsi Sulsel akan meminta dinas provinsi Sulteng untuk mengirimkan data pokok pendidikan (dapodik)-nya," tutur Irman.


(CEU)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA