Masyarakat Kepulauan Sangihe tak Khawatirkan Konflik Marawi

Dheri Agriesta    •    Jumat, 16 Jun 2017 11:02 WIB
terorisme di filipina
Masyarakat Kepulauan Sangihe tak Khawatirkan Konflik Marawi
Wisatawan menikmati pemandangan matahari tenggelam (sunset) di Tanjung Lelapide, Tomako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Jumat (30/1/2015). Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu.

Metrotvnews.com, Jakarta: Masyarakat di beberapa pulau terluar Kabupaten Kepulauan Sangihe tak khawatir dengan kondisi memanas di Marawi, Filipina. Kendati, Pemerintah menetapkan status Siaga 1 di tiga kepulauan terluar di Sulawesi Utara, yakni, Kabupaten Miangas, Kabupaten Talaud, dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sanghine Jabes Ezar Gaghana mengatakan, pihaknya telah berkunjung ke beberapa pulau terluar seperti Pulau Matutuang dan Pulau Kawio. "Masyarakat di sana tenang saja, enggak ada khawatir ini. Tapi, tetap kita mengantisipasi akibat daripada Marawi," kata Jabes saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis 15 Juni 2017.

Meski begitu, pemerintah tetap meningkatkan pengamanan dengan menambah personel penjaga. Beberapa pelabuhan dan beberapa titik gerbang masuk di wilayah tersebut dijaga dengan ketat.

Jabes menyebut, masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe percaya dengan aparat keamanan. Konflik Marawi, kata dia, tak akan merembet sampai ke daerah mereka yang notabene salah satu kabupaten paling utara di Indonesia ini.

"Mereka percaya karena pasti aparat keamanan Indonesia akan berjaga, dan masyarakat kita akan tetap menjaga," jelas Jabes.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengakui status siaga 1 untuk menyikapi imbas dari konflik militer di Marawi, Filipina. Namun status itu berlaku hanya di tiga kepulauan yang berbatasan langsung dengan wilayah Filipina.

Tiga wilayah itu adalah Talaud, Sangihe, dan Sitaro. Secara geografis, posisi tiga wilayah tersebut berdekatan dengan Filipina. Jarak tempuh dari Filipina ke tiga pulau terluar dari kabupaten ini sekitar lima jam.

"Jadi siaga satu di Sulawesi Utara khususnya di tiga kabupaten kepulauan itu. Namun kami mengantisipasi segala kemungkinan ancaman yang masuk," kata Gubernur usai rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, di Manado.



(OGI)

Pakar Nilai Sidang KTP-el Setya Novanto Sudah Seharusnya Dilanjutkan

Pakar Nilai Sidang KTP-el Setya Novanto Sudah Seharusnya Dilanjutkan

21 minutes Ago

Pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan menilai proses praperadilan Setya Novanto seharusnya gugur…

BERITA LAINNYA