Adhyaksa Mengeluh Uang Pramuka Telat Cair

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 14 Aug 2017 15:01 WIB
pramuka
Adhyaksa Mengeluh Uang Pramuka Telat Cair
Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault. Foto: MI/Panca

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault mengeluh uang kegiatan rutin Kwarnas Gerakan Pramuka telat cair. Uang sebesar Rp10 miliar baru cair dari Kementerian Pemuda dan Olahraga seminggu sebelum acara.
 
"Bapak Presiden (Joko Widodo), saya laporkan juga dana rutin tahun 2017. Uang untuk Kwarnas Gerakan Pramuka sebesar Rp10 Miliar sudah kami terima seminggu yang lalu dari Kemenpora Rl. Sedangkan dana untuk Raimuna Nasional Xl Gerakan Pramuka yang kami ajukan belum turun," kata Adhyaksa dalam pidatonya di peringatan Hari Pramuka ke-56 di Bumi Perkemahan Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Senin 14 Agustus 2017.
 
Meskipun dana rutin Kwarnas Gerakan Pramuka terlambat turun, kata dia, semangat anak-anak Pramuka menyukseskan Raimuna Nasional justru semakin naik. Menurut dia, pihaknya mengebut persiapan acara tersebut agar dapat berlangsung.
 
"Dengan bangga saya sampaikan, panitia kegiatan ini bukan orang dewasa, bukan dilakukan event organizer, tapi panitianya adalah adik-adik dengan usia 16 sampai 25 tahun," ujarnya.
 
Ia mengatakan, anak-anak Pramuka datang dari berbagai daerah dengan satu tujuan. Mengabdi untuk Indonesia dengan mempersiapkan Raimuna Nasional.
 
"Mungkin agak sulit organisasi lain melaksanakan kegiatan besar seperti ini, sementara dana sangat minim dan barus diterima tujuh hari menjelang pembukaan," kata dia.
 
Menurut Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, mengelola perkemahan dengan 15.000 peserta bukan hal mudah. Apalagi, kata dia, kegiatan ini berlangsung di luar ruangan, bukan di hotel yang dapat dilayani.
 
Adhyaksa mengatakan, dalam kegiatan luar ruangan banyak hal yang harus dipikirkan, baik itu air bersih, MCK, P3K, keamanan, planning B, C jika terjadi hujan, hingga ada binatang buas.
 
Namun, ia bersyukur berkat binaan Presiden, senior-senior terdahulu, serta kekompakan anak-anak Pramuka dari Papua hingga Aceh, acara Raimuna Nasional dapat terselenggara. Ia menilai hal ini terjadi karena Gerakan Pramuka mempunyai sumber daya manusia yang terbiasa dan terampil mengelola kegiatan luar ruangan, serta memiliki keikhlasan tingkat tinggi.
 
"Dua hal itulah yang kami turunkan secara langsung kepada adik-adik yang menjadi panitia kegiatan ini. Bagi mereka, tidur di tenda selama 10 hari bukan tantangan, melainkan kebahagiaan," kata Adhyaksa.
 
Seperti diketahui, Menpora Imam Nahrawi sempat membekukan dana rutin Kwarnas Gerakan Pramuka. Hal itu akibat Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault diduga mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).


(FZN)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

3 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA