Dua WNI Diduga Terlibat Penyelundupan 1 Ton Sabu

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 15 Jul 2017 14:58 WIB
sabupenyelundupan narkotika
Dua WNI Diduga Terlibat Penyelundupan 1 Ton Sabu
Polisi menunjukkan barang bukti sabu sebanyak 1 ton. Foto: Antara/Asep Fathulrahman

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya menduga ada dua WNI ikut terlibat dalam kasus penyeludupan satu ton sabu dari Tiongkok. Diduga, WNI ini ikut membantu empat warga negara Taiwan menyelundupkan barang haram tersebut ke Anyer, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan terduga ini merupakan pemandu wisata lokal. Polisi menduga kedua mengetahui rencana penyelundupan narkoba tersebut.

"Kami akan memeriksa saksi yang menjadi guide. Artinya menjadi pemandu para tersangka," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 15 Juli 2017.

Saat ini, keduanya tengah diperiksa secara intensif oleh penyidik. Argo tak membantah pihaknya mencurigai adanya keterlibatan warga. Dugaan ini muncul dari penemuan sejumlah fasilitas seperti tempat tinggal, makanan, dan kendaraan yang digunakan para pelaku.

"Makanya kami sedang cek, dia muter-muter ke mana. Baik itu mencari mobilnya untuk rental, mencari makan sehari-hari, kemudian juga mencari losmen dan untuk penginapan," kata Argo.

Baca: Penyelundup 1 Ton Sabu Jaringan Internasional

Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Depok menggagalkan penyelundupan satu ton sabu ke Indonesia yang diinisiasi empat warga Taiwan. Keempat pelaku sudah ditangkap.

Mereka di antaranya Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li. Lin Ming Hui sendiri tewas ditembak karena melawan. Ia merupakan bos alias pengendali penyelundupan satu ton sabu ke Indonesia.

Hsu Yung Li adalah pelaku yang terakhir ditangkap setelah sempat buron. Ia dicokok saat mencoba kabur menaiki bus pariwisata di Cilegon.

Dari tangan pelaku polisi menyita total 51 kotak berisi sabu. Sebanyak 27 kotak di mobil Toyota Innova gold dan 24 kotak di mobil Toyota Innova hitam. Setiap kotak berisi sekitar 20 kilogram sabu.




(UWA)