Pembunuh Pasutri di Benhil Bawa Kabur Barang Senilai Rp1 Miliar

Deny Irwanto    •    Rabu, 13 Sep 2017 20:02 WIB
pembunuhan pasutri
Pembunuh Pasutri di Benhil Bawa Kabur Barang Senilai Rp1 Miliar
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta. Foto: MTVN/Deny Irwanto

Metrotvnews.com, Jakarta: AZ, EK, dan SU membawa kabur barang berharga dari rumah Warga Tanah Abang yang dibunuhnya, Husni Zarkasih dan Zakiyah Masrur. Jumlahnya diperkirakan senilai Rp1 miliar.
 
"Kami masih melakukan perhitungan. 15 jam tangan itu sekitar Rp400 jutaan, emas dijual sekitar Rp120 juta, lalu ada beberapa rekening yang belum diambil. Sementara kerugian sekitar Rp1 miliar. Mobil Altisnya juga," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Rabu 13 September 2017.

Baca: Kronologis Pembunuhan Pasutri Asal Tanah Abang

Nico menjelaskan, para pelaku sudah menyusun strategi di rumah kontrakan AZ di kawasan Tangerang pada Minggu, 10 September 2017. Pada hari yang sama sekitar pukul 16.00 WIB, ketiganya menyiapkan perlengkapan untuk beraksi.
 
"Sebelum jam 18.00 WIB mereka menyiapkan dua sepeda motor, lakban, tali dan sarung tangan. Ketika itu langsung mendatangi rumah korban," kata Nico.

Baca: Sopir Pembunuh Mantan Majikan Sudah Bekerja 15 Tahun

Nico menjelaskan, saat menyambangi rumah korban di Jalan Pengairan, No 21, Tanah Abang, Jakarta Pusat, para pelaku dibukakan pintu oleh Zakiyah. Tanpa basa basi, para pelaku langsung kalap menghabisi nyawa korban. Setelah berhasil menghabisi nyawa Zakiyah, para pelaku kemudian menunggu Husni yang sedang salat Magrib. Tak lama kemudian, mereka menghabisi nyawa Husni.
 
Nico menjelaskan, para pelaku dijerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dan 365 KUHP tentang Pencurian Disertai Kekerasan dengan ancaman hukuman mati. "Bisa hukuman mati," pungkas Nico.
 


(FZN)

KPK Beberkan Proses Penetapan Tersangka Setya Novanto

KPK Beberkan Proses Penetapan Tersangka Setya Novanto

2 hours Ago

KPK meyakinkan, semua proses hukum sudah sesuai aturan berdasarkan alat bukti permulaan yang cu…

BERITA LAINNYA