Merah Putih dan Pancasila Berkibar di Pegunungan Alpen

Fauzan Hilal    •    Sabtu, 16 Sep 2017 16:05 WIB
pramuka
Merah Putih dan Pancasila Berkibar di Pegunungan Alpen
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, menunjukkan foto di Pegunungan Alpen. Foto: Pramuka

Metrotvnews.com, Jakarta: Tim pendaki Kwarnas Gerakan Pramuka dan Vanaprastha sukses mengibarkan bendera Merah Putih dan membentangkan spanduk Pancasila di Pegunungan Alpen, Eropa Barat.

Selain itu, tim juga memasang spanduk bertuliskan Dasa Darma Pramuka, Visit Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal itu terungkap saat tim pendaki berkunjung ke KBRI Perancis. Mereka disambut Wakil Dubes RI untuk Perancis, Agung Kurniadi, dan Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Perancis Rully Sukarno.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, menunjukkan tiga foto bersejarah dengan spanduk Pancasila, Dasa Darma Pramuka, Visit Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika di Pegunungan Alpen.

"Tiga foto tersebut bersejarah karena baru pertama kali pendaki berfoto dengan spanduk Pancasila, Dasa Darma Pramuka, Visit Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika di Pegunungan Alpen. Bahkan mungkin di dunia," kata Adhyaksa dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 16 September 2017.

Adhyaksa Dault menambahkan, selain mengibarkan bendera merah putih, tim ekspedisi juga mengabadikan gunung Grands Montets (Perancis), Eiger (Swiss) Gran Paradisso (Italia), Pointe Lachenal (Perancis) dengan spanduk Pancasila, Dasa Darma Pramuka, Visit Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Mantan Menpora ini mengatakan, tim juga membuat video dengan bahasa Inggris berisi ajakan kepada warga dunia untuk datang ke Indonesia.

"Dua fokus utama program ini adalah promosi Indonesia pada puncak-puncak dunia (PIP3D) dan perumusan rekomendasi untuk pengelolaan wisata pegunungan di Indonesia," katanya.

Baca: Video Buatan Anggota Pramuka Ini Mengejutkan Adhyaksa

Wakil Dubes Republik Indonesia untuk Perancis, Agung Kurniadi, mengatakan ini pertama kali bendera Merah Putih berkibar bersama spanduk Pancasila.

"Seingat saya, pertama kali ada yang mengabadikan pegunungan Alpen dengan spanduk Dasa Darma Pramuka, Pancasila, Visit Indonesia. Semoga kolaborasi ini dapat diikuti oleh organisasi-organisasi lainnya," kata Agung.

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya, Kedubes Perancis, Rully Sukarno, mengatakan Pancasila memang sebaiknya dituliskan dengan bahasa Indonesia, agar masyarakat dunia semakin mengenal Pancasila. Rully merujuk pada pidato Presiden Pertama RI, Soekarno yang memperkenalkan Pancasila dalam pidatonya di PBB dihadapan para pemimpin dunia.

"Di PBB, dulu Soekarno mengenalkan Pancasila. Saya kira upaya Pramuka dan Vanaprastha mengenalkan Pancasila di pegunungan Alpen dengan bahasa Indonesia sudah tepat," kata Rully Sukarno.




(UWA)