Ombudsman Siap Publikasikan Rekomendasi Kasus Pilrek Unima

Intan Yunelia    •    Kamis, 07 Jun 2018 21:18 WIB
Pemilihan Rektor
Ombudsman Siap Publikasikan Rekomendasi Kasus Pilrek Unima
Komisioner Ombudsman RI, Nunik Rahayu di Kantor Ombudsman RI. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

Jakarta: Ombudsman RI meminta Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) segera memenuhi panggilan Ombudsman terkait dugaan maladministrasi saat menunjuk rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA), Julyeta Runtuwene. Mengingat Ombudsman telah menyelesaikan Laporan Hasil Akhir Pemeriksaan (LHAP) kasus ini.

"Memang rekomendasi ada batasnya, kalau memang rekomendasi yang kami sampaikan dan Pak Menteri tetap tidak akan hadir akan kami publikasikan," kata Komiosner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Nunik Rahayu di kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis 7 Juni 2018.

Nunik menjelaskan laporan ini diterima Ombudsman sejak 2016 lalu. Laporan ini terkait adanya indikasi maladministrasi dalam penyetaraan ijazah saat seleksi calon rektor UNIMA.

LHAP telah disampaikan sejak Juni 2017 lalu, namun Kemenristekdikti belum melakukan tindak lanjut besaran korektif dari Ombudsman.  "Ini sangat disayangkan karena sebagai mandat yang diberikan dalam undang-undang Nomor 37 tahun 2008 Ombudsman sebagai lembaga pengawas publik," jelas Nunik.

Padahal, kata Nunik, surat undangan pemanggilan telah dilayangkan kepada Menristekdikti sejak tiga hari yang lalu. Namun, Menristekdikti masih masih berhalangan hadir.

"Kami sayangkan Pak menteri tidak hadir," ujar Nunik.

Ombudsman memberi waktu hingga besok Menristekdikti dapat hadir ke Ombudsman.  "Kami berharap Menristekdikti Besok bisa hadir menghadiri penyampaian resmi rekomendasi dari Ombudsman," pungkasnya.


 


(CEU)