Gebyar Prestasi Keluarga Sejahtera Indonesia 2018 Dimeriahkan 105 KUBE

Gervin Nathaniel Purba    •    Minggu, 12 Aug 2018 17:48 WIB
Berita Kemensos
Gebyar Prestasi Keluarga Sejahtera Indonesia 2018 Dimeriahkan 105 KUBE
Menteri Sosial Idrus Marham menghadiri Gebyar Keluarga Berprestasi Indonesia 2018 (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Jakarta: Sebanyak 105 kelompok peserta penerima bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) berprestasi turut memeriahkan Gebyar Keluarga Berprestasi Indonesia 2018. Mereka terdiri atas 35 KUBE perkotaan, 35 KUBE perdesaan, dan 35 KUBE pesisir. 

Direktur Penanganan Fakir Miskin Perdesaan Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial Naziarto mengatakan, khusus untuk 35 kelompok penerima bantuan KUBE perdesaan yang hadir, berasal dari 13 provinsi. Mereka pernah meraih juara di tingkat provinsi maupun nasional. 

"Mereka juara satu dan dua yang terpilih pada periode 2016/2017. Ukuran prestasinya, mereka bisa mengembangkan usaha sehingga meningkatkan pendapatan keluarga, dan menyejahterakan anggotanya,” ujar Naziarto, ditemui di sela Gebyar Keluarga Berprestasi Indonesia 2018, di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu, 12 Agustus. 

Dia mengatakan, mereka yang hadir saat ini rata-rata sudah dinyatakan lulus, sehingga tidak perlu mendapatkan bantuan lagi. Kini, mereka membimbing sebuah KUBE kecil yang mereka bentuk sendiri. Bisa dibilang KUBE kecil ini akan membantu pengembangan usaha mereka.

"Mereka membuat embrio-embrio KUBE yang lain. Membuat anak-anak KUBE. Anggota KUBE memasarkannya di rumah mereka sendiri. Dengan demikian mereka secara estafet, secara berkelompok, berkumpul, kemudian memasarkannya ke luar, kepada anggota KUBE sendiri," kata Naziarto.

 
Menteri Sosial Idrus Marham di antara anak-anak peserta Gebyar Keluarga Berprestasi Indonesia 2018 (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Kementerian Sosial (Kemensos) mendukung langkah tersebut dalam mengembangkan usaha. Yang terpenting ialah para anggota dalam embrio kecil tersebut memang layak diberikan bantuan, dan sudah tercatat dalam Basis Data Terpadu (BDT).

Terkait Gebyar Keluarga Berprestasi Indonesia 2018, Naziarto berharap melalui acara ini produk-produk hasil bantuan KUBE dapat dikenal masyarakat luas. "Mereka sangat bangga dan antusias," katanya.

Ditemui pada kesempatan yang sama, salah satu penerima KUBE berprestasi dari Kube Rakat Sepakat, Arsani, bercerita bahwa pada awalnya ia menjalankan usaha dalam kelompok kecil. Omzetnya pun tak seberapa. Malah konsumen kerap menawar produknya dengan harga sangat murah.


Sekretaris Ditjen PFM Kemensos M.O Royani bersama Direktur PFM Pedesaan Kemensos Naziarto (kedua dari kanan) -- (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Setelah aktif bergabung dengan KUBE pada 2015, omzet Arsani melejit dua kali lipat. Dia juga mendapatkan pendampingan dari Dinas Sosial setempat, dan pihak swasta untuk meningkatkan pemasaran dan kualitas pengemasan produk.

"Terima kasih kepada Dinas Sosial Tabalong yang memberikan bantuan kepada kami sebesar Rp20 juta, sehingga bisa beli perlengkapan untuk produksi. Kami sampai sekarang bisa menjalankan produksi dengan baik. Kami sangat terbantu juga. Bahan baku yang dahulu anjlok, sekarang bisa meningkat lebih bagus," kata Arsani.

Produk yang ia jual ada gula aren citak, gula aren original, gula aren semut, gula aren jahe merah, kopi gula aren, kopi jahe merah, kopi pasak bumi, pasak bumi original, kopi jahe pasak bumi, jahe pasak bumi gula aren, kopi kayu manis, dan kopi pasak bumi tanpa gula.

 
Ketua KUBE Rakat Sepakat, Arsani, (kedua dari kiri) bersama anggota KUBE, dan Kepala Dinas Sosial Tabalong H Yuhani (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Untuk bahan bakunya, Arsani mengaku tidak mengambil dari luar, melainkan dari masyarakat sendiri. “Sehingga masyarakat kami terbantukan dengan KUBE Rakat Sepakat,” tuturnya. 

KUBE terbaik Tabalong, Kalimantan Selatan, yang pernah meraih juara tiga di tingkat nasional itu telah memasarkan produknya hingga ke Jepang. Di dalam negeri, ia memasarkannya ke Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Siodarjo (Surabaya). Selain itu, produknya juga banyak dipasok ke toko ritel, seperti Transmart.

Lebih lanjut, dia berharap para dinas terkait dapat membantu dari sisi pengembangan fasilitas. Dia juga masih membutuhkan pembimbingan dalam pembukuan. "Agar bisa dikontrol dengan baik,” ucapnya.


(ROS)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA