Eks Kepala BAIS Petakan 9 Pemicu Aksi Teror

Arga sumantri    •    Selasa, 15 May 2018 17:56 WIB
terorismeTeror Bom di Surabaya
Eks Kepala BAIS Petakan 9 Pemicu Aksi Teror
Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Soleman B Ponto. Foto: MI/M Irfan

Jakarta: Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Soleman B Ponto punya alat ukur yang memicu aksi teroris. Menurut dia, ada sembilan hal yang memicu aksi teror. Tanpa salah satunya, ia yakin aksi keji itu tak akan pernah terjadi.

Kesembilan alat ukur itu antara lain rekrutmen, keuangan, logistik, pelatihan, komando dan pengendalian, pemimpin, daya pemersatu, jaringan, serta tempat aman.

"Kalau semua bertemu, jadi itu barang," ujar Soleman dalam 'Diskusi Roundtable Rangkaian 20 Tahun Reformasi: Ketahanan Nasional Yang Tercabik Sepanjang Era Reformasi, yang diselenggarakan Media Group', di Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

Rentetan bom yang meletus di Surabaya, Jawa Timur, kata dia, terjadi karena bertemunya sembilan elemen ini.

Rangkaian ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur, terjadi pada Minggu dan Senin (13-14 Mei 2018). Pada Minggu pagi, tiga ledakan dalam waktu hampir bersamaan mengguncang tiga tempat ibadah. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Tercatat 13 orang tewas dalam tiga kejadian tersebut.

Ledakan kembali terjadi di Sidoarjo, Minggu malam. Senin pagi, bom kembali meledak di Mapolrestabes Surabaya. Empat orang diduga pelaku bom meninggal di tempat.




(UWA)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA