Sumarsono Pastikan Lift Blok M Square Jatuh karena Kelebihan Kapasitas

Intan fauzi    •    Jumat, 17 Mar 2017 18:55 WIB
lift jatuh
Sumarsono Pastikan Lift Blok M Square Jatuh karena Kelebihan Kapasitas
Lift jatuh di Blok M Square. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menegaskan, lift di Blok M Square, Jakarta Selatan, jatuh karena kelebihan kapasitas. Kejadian setelah salat Jumat.

Ia menduga, masyarakat banyak yang salat Jumat di Masjid Blom M Square karena ada calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Saat salat selesai, warga berebut masuk lift.

"Itu terjadi overcapacity karena kemungkinan orang setelah Jumatan berbondong-bondong," kata Sumarsono di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat 17 Maret 2017.

Menurut Sumarsono, lift semestinya maksimal diisi 15 orang. Namun, lift diisi 31 orang sampai alarm lift berbunyi. "Sehingga rem, penahannya itu tidak kuat menahan."

Ia menyesalkan, warga memaksa masuk lift  tanpa memikirkan keamanan. Beruntung lift tidak langsung terempas ke lantai dasar.

"Jadi melorot ke lantai 7, 5, 3, dan lantai 1. Jadi masih untung juga," ujarnya.

Saat lift jatuh, pintu dalam keadaan terbuka. Pintu tak akan menutup jika alarm lift berbunyi karena kelebihan kapasitas. Ia menegaskan, insiden ini bukan karena sabotase.

"Jadi ini faktor teknis, overcapacity, tidak ada unsur sabotase atau unsur lainnya," tegas dia.


(TRK)