Tiga Komponen Pencegah Radikalisme

Nur Azizah    •    Rabu, 02 Aug 2017 14:51 WIB
radikalisme
Tiga Komponen Pencegah Radikalisme
Abilala Sanusi, dalam sosialisasi Kontra Radikal Polri di Polres Pandeglang, Banten, Rabu 2 Agustus 2017.MTVN/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Paham radikal harus ditangani serius dan menyeluruh. Tidak terpotong-potong. Sebab, radikalisme bukan cuma tindakan, tapi juga ucapan.

Pimpinan Pondok Pesantren Alquran Assanusiah, K.H. Abilala Sanusi, dalam sosialisasi Kontra Radikal Polri di Polres Pandeglang, Banten, Rabu 2 Agustus 2017, mengatakan, obat penyembuh radikalisme adalah ilmu, amal, dan akhlak.

"Seseorang harus memiliki ilmu, pemahaman menyeluruh dan utuh soal agama. Lalu, beramal dan dilengkapi dengan akhlak baik," kata Abilala.

Menurut dia, bila salah satu komponen itu tidak terpenuhi bisa pecah huru-hara. Orang terpelajar yang notabene terhormat pun bisa terpapar paham radikal.

Abilala, sebagai pimpinan pesantren, mengaku, punya tanggung jawab menyiarkan bahaya radikalisme. Utamanya kepada para santri. Menurut dia, radikalisme, teroris, dan kekerasan bukan ajaran Islam.

"Kami ingin hadir dan jadi kekuatan untuk bangsa dan agama," ujar dia.

 


(ICH)

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

46 minutes Ago

Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Kusno ditunjuk sebagai Hakim Tunggal praperadilan Setya Novanto …

BERITA LAINNYA