HUT ke 12, Despro UKDW Gelar Designer Talk Resources-Based Design

Pelangi Karismakristi    •    Jumat, 12 May 2017 14:42 WIB
beasiswa osc
HUT ke 12, Despro UKDW Gelar Designer Talk Resources-Based Design
Despro UKDW Gelar Desaigner Talk Resources-Based Desaign. Foto: Dok. UKDW

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Program Studi Desain Produk, Fakultas Arsitektur dan Desain Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menyelenggarakann Designer Talk Resources-Based Desaign pada peringatan HUT-nya yang ke 12.

Salah satu narasumber yang hadir pada talkshow tersebut adalah Ketua Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia Adhi Nugraha. Dirinya menjelaskan bahwa seorang desainer harus mampu memanfaatkan barang bekas menjadi karya seni yang punya nilai jual tinggi.

"Kita bisa membuat suatu produk berkualitas yang bernilai kompetitif dengan memanfaatkan sumber daya lokal serta menggunakan pendekatan budaya dan personal untuk menambah nilai seninya. Perhatikan elemen-elemen mana yang harus tetap dipertahankan dan elemen mana yang boleh dihilangkan," papar Adhi di Ruang Seminar Pdt. Harun Hadiwijono, Gedung Hagios Lantai 3 UKDW, Rabu 10 Mei 2017.

Adhi juga menjelaskan bagaimana dirinya mengekspor beragam karyanya ke luar negeri. Salah satu produknya adalah botol minuman berbentuk lego menjadi yang telah dikoleksi beberapa orang.  

"Salah satu alasannya adalah karena kejelelian dalam memanfaatkan barang daur ulang," kata Adhi menekankan.

Pada saat yang sama Kaprodi Despro UKDW Eddy Christianto pada saat pidato menjelaskan bahwa dalam mengarahkan siswanya, selalu dibekali pengusaaan kompetensi produk desainer.

"Program Studi Desain Produk UKDW mengarahkan mahasiswanya untuk menjadi pribadi dengan penguasaan  kompetensi profesional produk desainer. Dalam matakuliahnya terkandung muatan lokal yang berkaitan erat dengan visi dan misi untuk mengantar mahasiswa menjadi  generasi profesional mandiri," tukas Eddy.

Sekedar informasi, kegiatan Program Studi Desain Produk UKDW ini terbuka untuk umum dan peserta yang hadir melebihi target. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan desainer-desainer muda ini nantinya mampu bersaing di skala internasional. 
 


(ROS)