Pembelajaran di Madrasah Dirancang Berbasis IT

Sikapi 4.0, Madrasah Perkuat Pembelajaran Online

Intan Yunelia    •    Rabu, 09 Jan 2019 17:03 WIB
Madrasah di Indonesia
Sikapi 4.0, Madrasah Perkuat Pembelajaran <i>Online</i>
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Umar, Medcom.id/Intan Yunelia.

?Jakarta:  Kementerian Agama (Kemenag) akan memperkuat pembelajaran daring di madrasah, untuk mempersiapakan siswa madrasah memasuki era revolusi industri 4.0.  Sistem pembelajaran di madrasah ke depan dirancang berbasis Teknologi Informasi. 

"Di zaman teknologi sekarang ini dituntut belajar dengan ruangan yang bagus dan mewah sedangkan kita belajar bisa di mana saja. Bisa jarak jauh dan online," kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Umar saat ditemui Medcom.id, di ruang kerjanya, di Kantor Kemenag, Jalan Lapangan Benteng, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Januari 2019.

Kemenag mulai mempersiapkan sarana dan prasarana untuk memperkuat pembelajaran 
online tersebut, agar lulusan madrasah semakin kompetitif dalam persaingan global.  Stigma madrasah sebagai sekolah "kelas dua" setelah sekolah umum pun dapat dipatahkan.

"Kita akan tetap mengupayakan harapan untuk pemenuhan kebutuhan ruang belajar yang standar. Maka kita akan kita bangun bagaimana komunikasi pembelajaran tidak semata-mata hanya mengandalkan ruang, tapi juga memanfaatkan IT," ujar Umar.

Baca: Partisipasi Madrasah Ikut Akreditasi Masih Rendah

Kekurangan yang ada nanti akan terus dievaluasi. Sehingga nantinya akan ada pembelajaran yang bisa dipetik.  "Kekurangan mungkin perlu perbaikan dan perlu meningkatkan prasarana lebih baik lagi," ujarnya.

Partisipasi madrasah dalam mengikuti proses akreditasi masih rendah jika dibandingkan sekolah umum.   Pemenuhan standar sarana prasarana dan standar guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang masih di bawah rata-rata juga menjadi sorotan pengembangan madrasah di Indonesia.


(CEU)