Indo Defence Expo Diharapkan Perluas Pasar Industri Pertahanan

M Sholahadhin Azhar    •    Rabu, 07 Nov 2018 16:11 WIB
pertahanan keamanan
Indo Defence Expo Diharapkan Perluas Pasar Industri Pertahanan
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Indo Defence 2018 Expo and Forum resmi dibuka. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap ajang ini mampu memperluas pasar industri pertahanan dalam negeri. 

"Saya berharap berbagai kegiatan dalam event ini akan memperluas pasar bagi produk industri pertahanan Indonesia baik sebagai produk utuh maupun sebagai bagian dari mata rantai industri pertahanan global," kata Ryamizard di Jiexpo Kemayora, Jakarta Pusat, Rabu, 7 November 2018. 

Keyakinan ini lantaran Indo Defence Expo makin menarik minat peserta dari banyak negara. Pada tahun ini, ada 867 peserta dari 60 negara. Dua tahun lalu hanya ada 761 peserta dari 45 negara. 

Pembukaan Indo Defence 2018 Expo and Forum dihadiri 193 delegasi dari 33 negara. Hadir pula beberapa Menteri Pertahanan, Panglima Angkatan Bersenjata dan Kepala Staf Angkatan dari negara sahabat, serta Duta Besar dari negara sahabat. 

(Baca juga: Indo Defence Bakal Jadi Sarana Edukasi Masyarakat)

Tidak hanya itu, turut hadir pada pembukaan Menteri Kabinet Kerja, Kepala Staf angkatan, Pimpinan dan Anggota DPR RI, serta pejabat dari kementerian/ lembaga terkait. Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno juga hadir pada pembukaan pameran dan forum yang diadakan setiap dua tahun sekali ini. 

Sedianya, Presiden Joko Widodo bakal hadir pada acara ini sekaligus meresmikan pemberian nama 'Harimau' pada Medium Tank yang merupakan salah satu produk baru industri pertahanan dalam negeri. Medium Tank tersebut merupakan produksi PT Pindad bekerja sama dengan FNSS Turki. 

Indo Defence 2018 Expo and Forum bakal berlangsung pada 7 November - 10 November 2018. Ryamizard menyebut, penyelenggaran pameran ini juga akan menjadi sarana informasi dan edukasi terkait teknologi industri pertahanan bagi masyarakat Indonesia. 




(REN)