Kewirausahaan Perlu Dibangun Sejak Kuliah

   •    Jumat, 10 Aug 2018 18:42 WIB
Pendidikan Tinggi
Kewirausahaan Perlu Dibangun Sejak Kuliah
Rektor Universitas Tarumanagara Agustinus Purna Irawan, MI/Arya Manggala.

Jakarta:  Menteri Pertahanan Jenderal (Purn.) TNI Ryamizard Ryacudu menilai sektor kewirausahaan perlu dikembangkan di kalangan mahasiswa, agar generasi muda ini memiliki peluang yang lebih besar untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Ryamizard mengatakan, sebagai generasi penerus bangsa yang dibesarkan dengan lingkungan teknologi dan informasi yang serba modern, mahasiswa harus mampu menjadi pilar utama pembangunan bangsa.  "Mahasiswa bisa memulainya di sektor penting yang dapat digarap dan dikembangkan pemuda, terutama mahasiswa, seperti bidang kewirausahaan," terang Ryamizard  dalam siaran pers di Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018.

Menurut Ryamizard, di era revolusi industri 4.0, sangat mudah menemukan mahasiswa yang memiliki usaha yang dikembangkan dari hobi dan passion-nya. "Tidak asing lagi jika seorang mahasiswa memiliki usaha sampingan," ungkap Ryamizard saat pembekalan materi bela negara kepada mahasiswa baru Universitas Tarumanagara.

Dari usaha sampingan tersebut, tidak sedikit yang dapat berkembang dengan pesat setelah lulus kuliah, bahkan hingga mampu membuka lapangan pekerjaan.   Namun Ryamizard mengingatkan, meskipun suatu hari para mahasiswa tersebut sudah mampu menjadi pengusaha sukses, agar tetap memegang rasa nasionalisme dan ideologi bangsa.

"Jangan lupa ideologi negara harus tetap terpartri di dalam dirinya. Sehingga apa yang dia lakukan bukan semata untuk kelompoknya atau diri sendiri melainkan untuk bangsa dan negara,” kata Ryamizard

Rektor Universitas Tarumanagara, Agustinus Purna Irawan mengatakan, mempelajari kewirausahaan sejak di bangku kuliah, diharapkan dapat turut berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. "Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satu bentuknya adalah mengabdi kepada masyarakat," jelas Agustinus.

Agustinus menambahkan, setelah lulus mahasiswa juga memiliki tanggung jawab moral untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. "Bisa dengan memberikan penyuluhan bahaya narkoba, sosialisasi kesehatan, dan pembinaan bisa warga yang memiliki usaha kecil dan menengah (UKM)," tutupnya.


(CEU)