Ketua DPR Berduka Atas Musibah Banjir dan Longsor di Garut dan Sumedang

Anggitondi Martaon    •    Rabu, 21 Sep 2016 13:08 WIB
berita dpr
Ketua DPR Berduka Atas Musibah Banjir dan Longsor di Garut dan Sumedang
Ketua DPR RI Ade Komarudin (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR RI Ade Komarudin mengucapkan belasungkawa atas bencana alam yang terjadi di Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. kedua daerah tersebut dilanda banjir dan longsor pada Rabu (21/9/2016) malam.

"Sesama orang Jawa Barat, saya sangat berdukacita, atas kejadian banjir bandang dan tanah longsor di Garut dan Sumedang. Saya minta penanggulangan musibah ini dilakukan dengan secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya," kata Ade di Gedung DPR RI Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Ade menekankan, semua pihak yang tergabung dalam Tim SAR dan tim penanganan pengungsi juga harus menyediakan fasilitas yang baik demi menghilangkan trauma dan kekhawatiran mereka atas musibah yang menimpanya.

"Semua tim harus terus bekerja sama dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban. Tolong diberi perhatian juga pada kelayakan dan kenyamanan, serta keamanan tempat tinggal sementara para pengungsi," katanya.

Dikhawatirkan, akan ada bencana banjir dan longsor susulan. Sebab, mengacu pada data BNPB, hujan dengan intensitas tinggi akan terus terjadi hingga Januari 2017.

"Saya mengimbau juga agar para kelompok penanggulangan bencana ini terus waspada, karena dikhawatirkan terjadinya banjir dan longsor susulan, keselamatan para korban harus terus dijaga" tegasnya.

Hujan deras yang terjadi sejak Selasa (20/9/2016) pukul 19.00 WIB menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan Sungai Cikamuri naik dengan cepat. Pada pukul 20.00 WIB, mulai banjir setinggi lutut. Kemudian, pukul 23.00 WIB, banjir meninggi menjadi sekira 1,5 hingga 2 meter.

Saat ini, sebagian banjir sudah surut. Ini menunjukkan kondisi hulu DAS Cimanuk sudah rusak dan kritis.

Sementara itu, pada waktu yang hampir bersamaan terjadi longsor di Desa Cimareme, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Selasa (20/9) pukul 22.00 WIB. Longsor menimbun dua rumah. Dua orang ditemukan tewas dan dua orang masih lainnya diduga tertimbun longsor. Pencarian korban masih dilakukan.

Hingga kini, data BPBD Kabupaten Garut menyebutkan, terdapat 8 orang tewas, 1 orang hilang, 4 orang luka berat, 26 orang luka ringan, dan ratusan pengungsi di wilayah tersebut.


(ROS)

Video /