Pemerintah Harus Fokus Memperbaiki Akses Pendidikan

Intan fauzi    •    Sabtu, 17 Jun 2017 18:13 WIB
pendidikan
Pemerintah Harus Fokus Memperbaiki Akses Pendidikan
Sejumlah anak warga suku Dayak, berjalan menuju sekolah yang ditempuh sejauh 7 Km dengan kondisi jalan rusak di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Foto: ANTARA/Eric Ireng

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebijakan Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan (Kememdikbud) tentang sekolah delapan jam dan lima hari seminggu dikritik. Pemerintah seharusnya tak perlu lagi mengatur soal jumlah jam sekolah.

"Itu kan bisa jadi kebebasan masing-masing daerah tergantung dengan demografisnya segala macam," kata Psikolog Pendidikan Karina Adistiana di Restoran Gado-Gado Boplo, Jalan Gereja Theresia, Jakarta Pusat, Sabtu 17 Juni 2017.

Karina meminta pemerintah lebih memikirkan anak-anak daerah yang harus menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah. Sehingga yang paling penting diperbaiki bukan kebijakan jam belajar, tapi pemerintah harus perbaiki akses pendidikan.


Psikolog Pendidikan Karina Adistiana mengkritisi Kementerian Pendikan yang sudah gagal fokus dalam membuat kebijakan untuk siswa sekolah. Foto: MTVN/Intan Fauzi

"Balik lagi tugasnya kementerian tuh apa, akses kan yang lebih penting. Memastikan standar-standar ini terpenuhi, bukan memastikan sistem yang sama, jumlah jam yang sama, tapi aksesnya yang diperjuangkan dulu," tegas Karina.

Karina mengungkapkan, pemenuhan akses oleh pemerintah ialah yang paling utama. Hal itu, kata dia, sudah diatur oleh negara.

"Dan di peraturan menteri juga disebut pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memperjuangkan memenuhi akses transportasi ini. Itu dulu yang diomongin, bukan jamnya," tukas dia.


(SUR)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA