Manajemen Blok M Square Diperiksa Hari Ini

Deny Irwanto    •    Senin, 20 Mar 2017 08:14 WIB
lift jatuh
Manajemen Blok M Square Diperiksa Hari Ini
Beberapa anggota Polres Jakarta Selatan tengah olah TKP lift jatuh di Blok M Square. (Foto: MTVN/Riyan Ferdianto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Polres Metro Jakarta Selatan bakal memeriksa sejumlah saksi kasus jatuhnya lift di Blok M Square, Jumat 17 Maret. Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan penyidik bakal memeriksa tujuh saksi, setelah sebelumnya tujuh saksi diperiksa pada Sabtu 18 Maret.

"Dari sama juga, engineering, manajemen, dan lain-lain karena itu kan buat perbandingan ya. Tidak cukup satu-satu," kata Purwanta ketika dihubungi, Minggu 19 Maret 2017.

Sementara itu, kata Purwanta, manajemen mall dipastikan bertanggung jawab soal biaya berobat korban luka. Mereka yang mengalami trauma juga akan mendapat pendampingan psikolog.

"Korban dioptimalkan, diberi pertolongan termasuk penyelesaian secara psikologisnya, trauma healing ya. Rekan pengelola juga sudah bantu urusi itu," jelas Purwanta.

Lift di Blok M Square meluncur tak terkendali sekitar pukul 13.00 WIB, selepas salat Jumat, 17 Maret 2017. Lift sebenarnya hanya berkapasitas 24 orang namun dipaksa diisi 35 orang. Tanda peringatan beban berlebih kala itu telah berbunyi namun diabaikan.

Sehari setelah lift jatuh, olah tempat kejadian perkara (TKP) langsung digelar. Olah TKP menunjukkan ada korban yang tidak terdata. Dari pemeriksaan closed circuit television (CCTV), korban di dalam lift berjumlah lebih dari 30 orang.

"Ternyata pada saat terjadi evakuasi oleh warga setempat, ini kami akan memeriksa warga yang melakukan evakuasi. Diduga ada sekitar 30-an yang keluar dari lift tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto di lokasi, Sabtu 18 Maret 2017.


(OJE)