Pembunuhan Istri dan Anak

Polisi Gali Motif Effendi Ingin Akhiri Hidup

Deny Irwanto    •    Kamis, 15 Feb 2018 09:30 WIB
kasus pembunuhan
Polisi Gali Motif Effendi Ingin Akhiri Hidup
Ilustrasi--Jasad Ema dibawa mobil ambulans menuju RSU Tangerang. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Jakarta: Effendi, 60, tersangka pembunuhan istri, Ema 40 dan dua anak tirinya Nova, 23, serta Tiara, 11, masih dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi masih memburu motif Effendi ingin mengakhiri hidupnya, usai membunuh istri dan dua anaknya.

"Alasan bunuh diri masih lidik ya," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan kepada Medcom.id, Kamis, 15 Februari 2018.

Harry menjelaskan, dengan luka tusuk di bagian dada, Effendi masih belum lancar untuk diajak berkomunikasi. Saat ini, lanjut Harry, pihaknya masih menunggu kabar atau rekomendasi dokter untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Effendi.

"Dimintai keterangan sudah, tapi masih terbatas. Nanti kita tunggu kabar selanjutnya," ungkap Harry.

Baca: Pelaku Pembunuh Satu Keluarga Dikenal Temperamen

Effendi naik pitam dan menghabisi nyawa istri dan dua anak tirinya karena kesal istrinya mengkredit mobil tanpa sepengetahuannya. Effendi menghabisi nyawa ketiganya menggunakan pisau.



Polisi menyita pisau yang digunakan Effendi untuk membunuh Ema dan dua anak tirinya. Selain itu, polisi juga menemukan telepon genggam yang dirusak Effendi dan dibuang ke atap rumah. Kedua barang tersebut menjadi barang bukti. 

Effendi dijerat dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman penjara seumur hidup.


(YDH)