Kemlu Bisa Minta Hong Kong Jelaskan 'Deportasi' Ustaz Somad

M Rodhi Aulia    •    Minggu, 24 Dec 2017 10:29 WIB
deportasikemenlu
<i>Kemlu Bisa Minta Hong Kong Jelaskan 'Deportasi' Ustaz Somad</i>
Ustaz Abdul Somad (kedua dari kiri) bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan (ketiga dari kiri)/Foto: Dok. Humas MPR

Jakarta: Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari menyesalkan pemulangan sepihak yang menimpa ustaz kondang Abdul Somad saat tiba di Hong Kong. Kementerian Luar Negeri (Kemlu), kata Kharis, bisa meminta penjelasan pihak Hong Kong terkait 'deportasi' tersebut.

"Kemlu bisa menanyakan imigrasi Hong Kong mengapa 'men-deportasi' Ustaz Abdul Somad, sehingga jelas dan tidak ada praduga," kata Kharis dalam keterangan tertulis, Minggu, 24 Desember 2017.

Menurut Kharis, perlindungan WNI di luar negeri merupakan amanat konstitusi. Terlebih jika WNI yang dideportasi tersebut diyakini sudah memenuhi syarat dan administrasi prosedural yang sah untuk memasuki wilayah negara lain.

"Kita berhak menanyakan apa yang salah dari WNI terkait," ucap dia.

Meskipun melindungi WNI adalah kewajiban negara, kata dia, masyarakat Indonesia perlu diberi pemahaman dan kesadaran bahwa mereka harus mampu menjaga dirinya sendiri. Terutama ketika mereka yang akan bepergian ke luar negeri  harus memahami prosedur, ketentuan yang berlaku baik di Indonesia maupun di negara tujuan, hak dan kewajiban. 

"Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memberikan pemahaman tersebut," beber dia.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad terbang ke Hong Kong untuk memenuhi undangan pengajian WNI di sana. Namun setibanya di Bandara Hong Kong, dompet milik Somad digeledah dan kemudian dipaksa pulang oleh sejumlah orang yang tidak berseragam.

Somad menduga penolakan dirinya terkait isu terorisme. Somad pun telah memberikan penjelasan dan meyakinkan mereka bahwa dirinya tidak seperti apa yang mereka tuduhkan.

"Lebih kurang 30 menit berlalu. Mereka jelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima saya. Itu saja. Tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB ke Jakarta," kata Somad melalui fanspage facebook-nya pada Minggu, 24 Desember 2017.










(DHI)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA