Olah TKP Lift Jatuh akan Dilakukan secara Senyap

Deny Irwanto    •    Minggu, 19 Mar 2017 17:19 WIB
lift jatuh
Olah TKP Lift Jatuh akan Dilakukan secara Senyap
Olah TKP lift jatuh di Blok M Square, Jakarta Selatan, Sabtu 18 Maret 2017. Foto: MTVN/Riyan Ferdiansyah.

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) insiden jatuhnya lift di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada Sabtu 18 Maret 2017. Namun, polisi belum mendapat banyak gambaran.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Purwanta mengatakan, penyidik akan kembali melakukan olah TKP. Olah TKP kedua akan dilakukan saat sepi aktivitas pengunjung.

"Kemarin itu kan mengganggu orang-orang yang beraktivitas di pasar sehingga secara senyap akan dilakukan lagi nanti. Olah TKP kedua, waktunya belum ditentukan, menunggu informasi kapan waktu yang sepi dan memungkinkan untuk dilakukan olah TKP," kata Purwanta saat dikonfirmasi, Minggu 19 Maret 2017.

Purwanta menjelaskan, saat melakukan olah TKP, penyidik juga melibatkan tim Pusat Laboratorium Forensik Polri. Kini, penyidik masih menunggu hasil olah TKP pertama yang akan keluar beberapa hari lagi.

"Puslabfor belum ada hasilnya karena kan olah TKP kedua juga belum. Kalau hasilnya saja kan tak bisa sehari, bisa sampai seminggu kan," jelas Purwanta.

Baca: Pemelihara Lift Blok M Square Dimintai Keterangan

Untuk mencari titik terang dalam insiden tersebut, polisi juga kembali akan memeriksa tujuh saksi pada Senin 20 Maret. Saksi yang akan diperiksa merupakan pihak manajemen Blok M Square dan pihak teknisi.

"Saksi kan sudah ada tujuh diperiksa, Senin 7 lagi. Dari sama juga, engineering, manajemen dan lain-lain karena itu kan buat perbandingan yah, enggak cukup satu-satu," pungkas Purwanta.

Lift di Blok M Square meluncur tak terkendali sekitar pukul 13.00 WIB, selepas salat Jumat, 17 Maret 2017. Lift memiliki kapasitas 24 orang, namun diisi 35 orang. 

Tanda peringatan beban berlebih kala itu telah berbunyi, namun diabaikan. Lift lantas jatuh dan melukai 25 orang yang terjebak di dalamnya.


(OGI)