Warga Nilai Bukit Duri Butuh Sentuhan Ahok

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 17 Feb 2017 17:09 WIB
banjir jakarta
Warga Nilai Bukit Duri Butuh Sentuhan Ahok
Warga Bukit Duri Membersihkan perobotan--Metrotvnews.com/Whisnu Mardiansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Permukiman Bukit Duri terendam banjir. Warga berharap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meninjau lokasi banjir.

"Tolong pak petahana. Tolong bisa hadir di warga Bukit Duri yang kebanjiran RT 10 RW 01 di belakang SMA 8. Butuh sentuhan bapak sebagai pimpinan Pemprov DKI yang masih legal, sah," kata Ketua RW 01 Hartono kepada Metrotvnews.com, di Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat 17 Februari 2017.

Sebagian besar warga di wilayahnya percaya Ahok mampu mengatasi masalah banjir di Ibu Kota. Terbukti dalam Pilkada 15 Februari 2017 perolehan suara Ahok unggul jauh.

"Laporan soal Pemilukada kemarin di TPS 4 RW 1 cagub/cawagub DKI Jakarta nomor satu 21 suara. Nomor dua 331 suara, dan tiga 77 suara," ucapnya.

Baca: Warga Bukit Duri: Kami Mau Pindah ke Tempat yang Nyaman

Jika ke Bukit Duri, Hartono menjamin Ahok akan disambut warga. Pasalnya, kawasan Bukit Duri adalah basis suara gubernur petahana. "Beliau tidak hadir masih ada suara," imbuhnya.

Permukiman warga Bukit Duri terendam banjir, Kamis 16 Februari 2017. Jalan Bukit Duri menuju Jatinegara Barat terendam banjir. Ketinggian air diperkirakan mencapai satu meter. Akibatnya, jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Banjir tidak hanya merendam jalan raya. Air juga menggenangi permukiman warga di sepanjang Jalan Tongtek menuju Jatinegara Barat.

Wadi, 55, salah satu pengurus RT 01/12, sadar tempat tinggalnya seharusnya direlokasi. Wadi mengatakan warganya rela direlokasi.

"Kami siap direlokasi. Asal kami diajak bicara," kata Wadi kepada Metrotvnews.com, di RT 01/12 Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat 17 Februari 2017.


(YDH)

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

KPK Periksa Istri Novanto Senin Depan

1 hour Ago

Deisti diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudiharj…

BERITA LAINNYA