7.000 Judul Buku Dipamerkan

Panitia IIBF Buka Paket Wisata Literasi untuk Gaet Milenial

Antara    •    Rabu, 12 Sep 2018 18:36 WIB
IIBF 2018
Panitia IIBF Buka Paket Wisata Literasi untuk Gaet Milenial
Pembukaan IIBF 2018, Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi) menargetkan sedikitnya 120 ribu pengunjung dapat menghadiri Pameran Buku Internasional Indonesia (IIBF) 2018.  Agar menarik minat pengunjung muda, panitia membuka paket wisata literasi untuk menyasar pengunjung pelajar dan mahasiswa.

Ketua umum Ikapi, Rosidayati Rozalina mengatakan, sedikitnya ada 500 penerbit yang akan memamerkan sekitar 7.000 judul buku berbahasa Indonesia dan buku impor. Ribuan buku itu beragam genre, mulai dari fiksi termasuk novel, buku nonfiksi, buku anak, dan buku bertema agama. 

Sementara untuk menarik pengunjung dari kalangan milenial, Ketua Panitia IIBF 2018, Amalia Safitri mengatakan pihaknya telah mengirim surat ke sejumlah sekolah di Jakarta mulai dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga SMA,  agar dapat menghadiri pameran buku yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta,12-16 September 2018 itu.

Nantinya rombongan siswa sekolah bisa mengikuti paket wisata literasi IIBF, yang dirancang khusus untuk memperkenalkan budaya membaca kepada anak-anak.  "Ada surat imbauan kepada peserta didik untuk hadir di IIBF," kata Amalia seperti dikutip dari Antara.

Baca: IIBF Ajang Buru dan Jual Hak Cipta Buku

Selain itu, panitia juga memberikan hadiah berupa voucher dengan nominal tertentu kepada para siswa yang mengisi daftar konfirmasi kehadiran.  Voucher tersebut bisa digunakan untuk membeli buku di seluruh stan buku di IIBF.

Ia menambahkan, jauh hari sebelum acara IIBF digelar, pihaknya juga telah mengadakan pelatihan bertema kreatifitas menulis anak, yang melibatkan para siswa di sejumlah sekolah SD hingga SMA.  Selain itu, pihaknya juga menggelar workshop bertema Seluk Beluk Penerbitan
Buku Era Digital yang diadakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mustopo Beragama, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uhamka, serta di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

"Ada tiga kampus yang didatangi. IIBF Goes to Campus. Dalam workshop tersebut, para mahasiswa antusias ingin mengetahui tantangan penerbitan di era digital," katanya.

Pelatihan-pelatihan tersebut selain dimaksudkan untuk meningkatkan minat literasi bagi generasi muda, juga untuk menumbuhkan keinginan pada diri mereka agar menghadiri IIBF 2018. Pameran IIBF 2018 dibuka untuk umum dan masyarakat bisa masuk secara gratis.

Akan diadakan 100 rangkaian kegiatan untuk meramaikan IIBF 2018. Kegiatan itu antara lain, seminar dengan tema literasi, lomba untuk para siswa sekolah, wisata literasi untuk pelajar, talkshow, peluncuran buku, temu penulis, bursa naskah, dan Indonesia Right Fair.

Salah satu titik yang dijadikan sarana untuk menarik pengunjung selama pameran adalah Zona Kalap. Di Zona Kalap, pengunjung akan mendapatkan buku dengan potongan harga mulai
dari 50 persen.


(CEU)